Rektor UIM Pimpin Rapat Strategis Bahas Pengembangan Kampus
UIM NEWS – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, memimpin langsung rapat bersama para pimpinan fakultas dan ketua lembaga lingkup kampus.
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat lantai 3 Gedung Rektorat ini bertujuan untuk membahas perkembangan strategis kampus, termasuk penambahan program studi profesi dan pascasarjana serta persiapan promosi kampus untuk menarik lebih banyak calon mahasiswa, Kamis (30/01/2024).
Dalam rapat tersebut, Prof. Muammar Bakry menegaskan pentingnya kerja sama antara seluruh elemen kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan di UIM Al-Gazali.
“Kita harus terus bersinergi dan memperkuat kerja sama dalam meningkatkan mutu akademik dan manajerial kampus. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa melakukan berbagai trobosan yang akan membawa UIM Al-Gazali semakin maju,” ungkapnya.
Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah pembahasan terkait pengembangan program studi profesi dan pascasarjana.
Penambahan program ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan lanjutan yang berkualitas dan sesuai dengan tuntutan zaman.
“Pendidikan tinggi harus selalu dinamis dan adaptif. Kita harus siap menghadirkan program studi yang relevan dan berkualitas,” tambahnya.
Selain itu, persiapan promosi kampus menjadi salah satu perhatian utama dalam pertemuan ini.
UIM Al-Gazali berkomitmen untuk memperluas jangkauan informasi mengenai keunggulan kampus kepada masyarakat luas melalui berbagai strategi promosi.
“Promosi yang efektif akan meningkatkan daya tarik kampus bagi calon mahasiswa. Kita harus kreatif dan inovatif dalam menyampaikan keunggulan UIM Al-Gazali kepada masyarakat,” tegas Rektor.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muammar Bakry juga menekankan pentingnya melakukan berbagai trobosan dalam memajukan kampus, baik dari segi akademik, infrastruktur, maupun kerja sama dengan berbagai pihak.
“Kita harus berani mengambil langkah-langkah inovatif, baik dalam sistem pendidikan, sarana prasarana, maupun dalam membangun jejaring kerja sama yang lebih luas,” tutupnya.
