Posts Tagged ‘rektor UIM’
UIM Gandeng RS Bhayangkara Buka Fakultas Kedokteran
UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali resmi menjalin kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Kamis (04/12/2025).
Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., bersama Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara, KBP. dr. Bambang Triambodo, Sp.B.
Kerja sama ini menjadi langkah penting UIM Al-Gazali dalam proses persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran, sekaligus memperkuat jejaring kemitraan institusi pendidikan dan fasilitas layanan kesehatan di Indonesia Timur.
KBP. dr. Bambang Triambodo menegaskan komitmen kuat RS Bhayangkara untuk mendukung penuh UIM dalam mencetak dokter-dokter berkualitas.
“Kolaborasi ini sangat penting, dan kami melihat UIM tidak salah pilih partner. RS Bhayangkara tentu siap mendukung penuh. Kami percaya kerja sama ini ke depan akan selalu dimudahkan dan membawa manfaat besar,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan RS Bhayangkara merasa terhormat dapat berkontribusi pada pengembangan pendidikan kedokteran, khususnya di kawasan Timur Indonesia.
“Ini bagian dari pengabdian kami untuk bangsa dan negara. Semoga langkah ini menjadi amal jariyah untuk semua,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam atas terjalinnya kerja sama ini.
Menurutnya, hadirnya RS Bhayangkara sebagai mitra strategis memberikan energi baru bagi UIM dalam menghadirkan Fakultas Kedokteran yang unggul dan berkualitas.
“Kami rasa antara RS Bhayangkara dengan UIM Al-Gazali punya tujuan dan visi yang sama, yakni mencetak SDM unggul di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Prof. Muammar juga menjelaskan UIM Al-Gazali telah memenuhi syarat utama untuk membuka Fakultas Kedokteran setelah meraih akreditasi institusi “Baik Sekali” dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
“UIM sudah mendapatkan akreditasi Baik Sekali dari kementerian sehingga bisa membuka Fakultas Kedokteran. Ini capaian besar yang kami syukuri,” tegasnya.
Ia menambahkan kepercayaan RS Bhayangkara merupakan amanah besar bagi UIM dalam meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan nasional di bidang kesehatan.
“Kami ucapkan terima kasih. Ini amanah bagi kami dari RS Bhayangkara, dan tentu kami berharap kerja sama ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif seperti praktik klinik, pengabdian masyarakat, penelitian kesehatan, serta penguatan mutu pendidikan kedokteran yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
RS Bhayangkara Siap Kawal UIM Buka Fakultas Kedokteran
UIM NEWS – Rumah Sakit Bhayangkara Makassar menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali membuka Fakultas Kedokteran.
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Kepala Rumah Sakit (Karumkit), KBP. dr. Bambang Triambodo, Sp.B., saat menerima kunjungan resmi pimpinan UIM Al-Gazali, Kamis (04/12/2025).
Kunjungan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RS Bhayangkara Makassar dan UIM Al-Gazali sebagai langkah awal memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan layanan kesehatan.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Karumkit RS Bhayangkara, KBP. dr. Bambang Triambodo, Sp.B., bersama Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag.
KBP. dr. Bambang Triambodo menegaskan RS Bhayangkara siap bergandengan tangan dengan UIM demi mencetak generasi dokter yang unggul dan berkompeten.
“Kolaborasi ini sangat penting, dan kami melihat UIM tidak salah pilih partner. RS Bhayangkara tentu siap mendukung penuh. Kami percaya kerja sama ini ke depan akan selalu dimudahkan dan membawa manfaat besar,” ujarnya.
Ia menambahkan pihaknya merasa terhormat dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia Timur.
“Ini bagian dari pengabdian kami untuk bangsa dan negara. Semoga langkah ini menjadi amal jariyah untuk semua,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas terjalinnya kerja sama strategis ini.
Menurutnya, kehadiran RS Bhayangkara sebagai mitra menjadi energi besar bagi UIM dalam membuka Fakultas Kedokteran.
“Kami rasa antara RS Bhayangkara dengan UIM Al-Gazali punya tujuan dan visi yang sama, yakni mencetak SDM unggul di bidang kesehatan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan UIM telah memenuhi syarat utama untuk membuka Fakultas Kedokteran.
“UIM sudah mendapatkan akreditasi Baik Sekali dari kementerian sehingga bisa membuka Fakultas Kedokteran. Ini capaian besar yang kami syukuri.”
Prof. Muammar juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan RS Bhayangkara.
“Kami ucapkan terima kasih. Ini amanah bagi kami dari RS Bhayangkara, dan tentu kami berharap kerja sama ini memberi manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara,” tuturnya.
Kerja sama antara UIM Al-Gazali dan RS Bhayangkara Makassar menjadi tonggak penting dalam persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran UIM.
Kedua institusi berkomitmen bergerak bersama menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas serta pelayanan kesehatan berbasis pengabdian dan kemanusiaan.
Aswaja Camp 2025, SEMA FAI UIM Cetak Kader Baru Berdaya dan Kreatif
UIM NEWS – Senat Mahasiswa Fakultas Agama Islam (SEMA FAI) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali resmi membuka kegiatan Aswaja Camp 2025 di Auditorium KH. Muhyiddin Zain UIM, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses perkaderan mahasiswa baru, yang tidak hanya bertujuan melakukan penerimaan anggota, tetapi juga memperkenalkan budaya organisasi serta melaksanakan inaugurasi anggota baru melalui rangkaian kegiatan selama empat hari, mulai 27 hingga 30 November 2025.
Setelah pembukaan, seluruh peserta akan mengikuti kegiatan lanjutan di Pantai Wisata Kamber Galesong, Kabupaten Takalar.
Sejumlah pimpinan fakultas dan alumni hadir memberikan dukungan, di antaranya Wakil Dekan FAI UIM Dr. Muh. Al-Qadri Burga, M.Pd., Ketua Prodi Pendidikan Agama Islam Aliyas, S.Pd.I., M.Pd.I., Ketua Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Dr. Muh. Irsyad, Lc., M.Th.I., Koordinator Majelis Pembina SEMA FAI Ahmad Julfikar, S.Pd., M.Pd., serta Kabag Tata Usaha FAI UIM Andi Amirullah, ST.
Kehadiran para akademisi dan alumni memberi ruang motivasi bagi peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan.
Ketua SEMA FAI UIM, Muh. Taufik Hidayatullah, menekankan organisasi adalah ruang penting bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kreativitas dan mengembangkan potensi diri.
“Berorganisasi itu bukan sekadar kegiatan tambahan, tapi kebutuhan dasar bagi mahasiswa yang ingin berkembang,” ungkapnya.
Ia menambahkan masa kuliah merupakan momentum berharga yang tidak boleh disia-siakan.
“Gunakan waktu kalian sebaik mungkin. Beranilah mencoba, belajar, dan mengasah diri, karena peluang itu tidak datang dua kali,” tegasnya di hadapan peserta.
Wakil Dekan FAI UIM, Dr. Muh. Al-Qadri Burga, dalam sambutannya juga menegaskan pentingnya proses perkaderan bagi mahasiswa.
“Perkaderan adalah ruang untuk mengenali diri, baik kelebihan maupun kekurangannya. Di sinilah kalian ditempa,” ujarnya.
Ia yang tampil sebagai keynote speaker sekaligus membuka kegiatan secara resmi menambahkan pesan penting kepada peserta,
“Ikutilah seluruh proses ini dengan penuh tanggung jawab. Kelak kalian akan merasakan manfaat besarnya dalam hidup kalian,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Al-Qadri juga membagikan pengalaman masa kuliahnya yang penuh dinamika organisasi.
“Saya tidak akan seperti sekarang jika tidak melalui organisasi. Di sana saya belajar memimpin, menyusun strategi, dan membangun karakter,” kenangnya.
Aswaja Camp 2025 menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan kader baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi di masa mendatang.
Melalui pembinaan nilai keaswajaan, penguatan karakter, dan penanaman budaya organisasi, kegiatan ini diharapkan melahirkan kader-kader yang loyal, militan, dan siap mengabdi pada lembaga.
“Kami ingin melahirkan generasi yang berakhlak, berdaya, dan memiliki komitmen kuat terhadap organisasi,” tambah Ahmad Julfikar, Koordinator Majelis Pembina.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran, tetapi juga wadah pembentukan karakter yang diharapkan menghasilkan generasi mahasiswa yang siap berkontribusi untuk SEMA FAI UIM di masa depan.
KKN UIM Bawa Dampak Nyata di Desa Lempang Barru
UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali melaksanakan kunjungan monitoring Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Lempang, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Senin (01/12/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melihat langsung pelaksanaan dan dampak program kerja mahasiswa yang selama beberapa minggu terakhir hadir membantu masyarakat desa.
Kunjungan ini dihadiri oleh Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., Ketua LPPM UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Suardi Bakri, MP, Wakil Rektor I UIM Al-Gazali, Prof. Dr. Ir. Ahmad Hanafi, ST., MT, para dekan serta perwakilan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh peserta KKN.
Sekretaris Desa Lempang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi mahasiswa UIM Al-Gazali yang dinilai telah menjalankan program kerja dengan baik dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
“Ade-ade mahasiswa UIM Al-Gazali telah melaksanakan program kerja dengan sangat baik. Kami melihat langsung manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan keberadaan mahasiswa sangat membantu desa dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan.
“Kegiatan KKN ini sangat penting bagi kami di Desa Lempang. Banyak hal yang tertangani lebih cepat karena bantuan mahasiswa,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama keberadaan mahasiswa di desa terdapat hal-hal yang kurang berkenan.
“Kami mohon maaf jika selama di desa ada kekurangan dalam pelayanan kami. Namun kami sangat menghargai semangat para peserta KKN yang sudah menyatu dengan kehidupan masyarakat,” tuturnya.
Beragam program KKN yang dilaksanakan di Desa Lempang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Mahasiswa menjalankan gerakan mengajar di sekolah, melakukan aksi bersih lingkungan, serta melakukan pembinaan pekarangan melalui literasi tanaman.
Salah satu program unggulan yang menarik perhatian adalah inovasi Roket Stove, sebuah alat pembakaran sampah yang efisien dan ramah lingkungan.
Melalui teknologi sederhana ini, mahasiswa membantu masyarakat mengolah sampah dengan lebih baik. Bahkan kegiatan pembakaran sampah hingga selesai dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan desa.
Perwakilan Pemerintah Kecamatan Tanete Riaja juga memberikan sambutan yang sangat positif.
“Kehadiran rombongan UIM Al-Gazali adalah kehormatan bagi kami. Mahasiswa bukan hanya hadir, tetapi membawa manfaat nyata bagi desa-desa kami,” ujarnya.
Ia berharap hubungan baik dan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan.
“Pintu kami selalu terbuka untuk UIM Al-Gazali. Semoga kerja sama ini terus berlanjut di masa mendatang,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua LPPM UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Suardi Bakri, MP, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh pemerintah kecamatan dan desa selama pelaksanaan KKN.
“Kami sangat berterima kasih karena mahasiswa kami diterima dengan baik. Mereka bahkan mampu menyentuh lebih dari 545 warga dan menjalankan program pada 35 titik kegiatan,” ucapnya.
Ia berharap kontribusi mahasiswa dapat berlanjut sebagai bagian dari pengabdian berkelanjutan UIM Al-Gazali untuk masyarakat.
Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., juga memberikan sambutan inspiratif.
“KKN bukan hanya tentang menjalankan program, tetapi juga tentang membentuk karakter. Kami ingin mahasiswa menjadi insan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
“Kami berharap masyarakat terus membimbing anak-anak kami. Pengalaman mereka di lapangan adalah bekal penting untuk masa depan dan pengabdian mereka.” tambahnya.
Kunjungan monitoring ini menegaskan kuatnya sinergi antara kampus dan masyarakat. Keakraban antara mahasiswa KKN dan warga Desa Lempang menjadi bukti bahwa kegiatan pengabdian bukan sekadar tugas akademik, tetapi juga bentuk nyata kerja sama yang membawa perubahan.
UIM Dorong Penguatan PTNU Nasional
UIM NEWS – Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D, menghadiri Rapat Koordinasi Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) yang digelar oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Ibis Hotel Raden Saleh, Jl. Raden Saleh Raya No. 41, Cikini, Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara Rektor dan Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) PTNU, serta menyelaraskan program dengan arah kebijakan Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) dalam pengembangan perguruan tinggi berbasis Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi NU dari berbagai provinsi.
Dalam forum tersebut, PBNU menekankan pentingnya keselarasan visi, peningkatan mutu akademik, hingga perbaikan tata kelola perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi era modern.
Selain itu, kolaborasi antarinstitusi juga didorong sebagai upaya memperkuat daya saing PTNU, termasuk peningkatan akreditasi, kualitas sumber daya manusia, dan kerja sama dalam maupun luar negeri.
Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Badruddin Kaddas, menyampaikan UIM Al-Gazali terus berkomitmen memperkuat jaringan akademik dan kelembagaan bersama PTNU se-Indonesia.
Dalam pernyataannya, ia mengatakan:
“Kehadiran kami di forum ini merupakan bagian dari komitmen UIM Al-Gazali untuk memperkuat sinergi, menyelaraskan program kerja, dan mendukung visi besar PBNU dalam memajukan pendidikan tinggi yang unggul dan berdaya saing.” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama yang solid.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi antar-PTNU menjadi kunci untuk menghadapi tantangan dan mempercepat peningkatan kualitas perguruan tinggi NU,” ungkapnya.
Agenda utama rapat koordinasi ini mencakup pembahasan mengenai sinkronisasi peran antara Rektor dan BPP dalam tata kelola perguruan tinggi.
Selain itu, forum ini juga membahas evaluasi program strategis LPTNU, penguatan regulasi internal PTNU, rencana kerja nasional PTNU tahun 2026, serta evaluasi capaian akademik, kemahasiswaan, dan kerja sama di lingkungan perguruan tinggi NU.
Melalui forum diskusi yang intens, para pimpinan PTNU turut berbagi pengalaman dan praktik baik sebagai bahan peningkatan mutu institusi masing-masing.
Badruddin Kaddas menegaskan kembali komitmen UIM Al-Gazali:
“UIM Al-Gazali siap berkontribusi aktif dalam setiap agenda penguatan PTNU. Semoga sinergi ini membawa manfaat besar bagi dunia pendidikan dan umat.” tutupnya.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis PBNU dalam memastikan seluruh perguruan tinggi NU bergerak harmonis menuju peningkatan kualitas dan daya saing nasional maupun global.
Akreditasi Baik Sekali, UIM Kian Berkualitas
UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali kembali menorehkan capaian penting dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi.
Kampus yang tengah berkembang pesat ini resmi meraih akreditasi institusi dengan peringkat Baik Sekali dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Predikat tersebut tertuang dalam Surat Keputusan BAN-PT Nomor 2986/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/X/2025, yang menandai semakin kuatnya posisi UIM Al-Gazali sebagai perguruan tinggi Islam berdaya saing nasional.
Capaian akreditasi ini menjadi gambaran nyata dari komitmen UIM Al-Gazali dalam meningkatkan kualitas tata kelola, layanan akademik, kegiatan kemahasiswaan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Penilaian BAN-PT didasarkan pada berbagai aspek, termasuk visi misi institusi, kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, serta capaian prestasi mahasiswa.
Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, menyampaikan keberhasilan ini merupakan buah kerja kolektif seluruh civitas akademika.
“Peringkat Baik Sekali ini adalah anugerah sekaligus amanah besar. Ini bukti bahwa UIM Al-Gazali terus bergerak maju dan berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi umat dan bangsa.” ujarnya.
Ia juga menambahkan proses menuju akreditasi ini bukanlah perjalanan singkat, melainkan rangkaian panjang dari pembenahan sistem, peningkatan kualitas tenaga pendidik, penguatan budaya akademik, dan produktivitas penelitian.
“Kami terus memperkuat tata kelola perguruan tinggi yang modern dan berstandar nasional. Ke depan, UIM Al-Gazali menargetkan peningkatan akreditasi menuju kategori Unggul dengan berbagai langkah strategis yang sedang kami canangkan,” ujar Prof. Muammar.
Selain itu, ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, mitra kerja sama, serta seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan institusi.
“Keberhasilan ini bukan hanya milik kampus, tetapi milik semua pihak yang telah berjuang bersama untuk memajukan UIM Al-Gazali,” jelasnya.
Capaian akreditasi “Baik Sekali” juga menunjukkan besarnya potensi UIM Al-Gazali dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era modern.
Dengan bertambahnya kepercayaan publik dan penguatan kualitas akademik, UIM Al-Gazali kini semakin siap mencetak lulusan unggul, berkarakter islami, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
UIM Jajaki Kerja Sama Kedokteran dengan UNUSA
UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali terus memperluas jejaring akademik nasional dalam upaya meningkatkan mutu Tridharma Perguruan Tinggi.
Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kunjungan silaturrahim ke Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), Selasa (25/11/2025).
Rombongan UIM Al-Gazali dipimpin langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Muaamar Bakry, Lc., M.Ag., didampingi Wakil Rektor I, Prof. Dr. Ir. Ahmad Hanafi, ST., MT., serta Wakil Rektor II, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari komitmen UIM Al-Gazali dalam mengembangkan kolaborasi institusional, sekaligus memperkuat persiapan pendirian Fakultas Kedokteran UIM Al-Gazali.
Sesampainya di kampus UNUSA, rombongan disambut hangat oleh Rektor UNUSA, Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA, IPU, ASEAN.Eng, bersama para Wakil Rektor, Dekan Fakultas Kedokteran, Dr. Handayani, dr., M.Kes., bersama para pimpinan fakultas lainnya.
Suasana dialog berlangsung penuh kekeluargaan namun tetap fokus pada pembahasan akademik dan pengembangan institusi.
Dr. Handayani menegaskan pendirian Fakultas Kedokteran merupakan proses strategis yang membutuhkan kesiapan komprehensif di berbagai aspek.
Ia menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi prioritas UIM Al-Gazali.
“Untuk mendirikan Fakultas Kedokteran, yang paling utama adalah kesiapan Sumber Daya Manusia. Tenaga pendidik harus memenuhi kualifikasi, baik dari sisi kompetensi maupun pengalaman. Setelah itu, kurikulum yang disusun harus sesuai standar nasional pendidikan kedokteran, dan didukung dengan sarana serta prasarana yang memadai, termasuk laboratorium, rumah sakit pendidikan, dan fasilitas pembelajaran lainnya,” ujar Dekan UNUSA tersebut.
Lebih lanjut ia menambahkan UNUSA siap berbagi pengalaman dan memberikan pendampingan akademik apabila diperlukan, sebagai bagian dari kontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. Muaamar Bakry, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dan kesediaan UNUSA untuk berbagi pengetahuan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas penerimaan yang begitu hangat dari UNUSA. Kunjungan ini sangat penting bagi kami, terutama dalam mematangkan langkah pendirian Fakultas Kedokteran. UIM Al-Gazali berkomitmen untuk memenuhi seluruh standar yang dipersyaratkan, sehingga kehadiran Fakultas Kedokteran nantinya benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat dan dunia kesehatan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan UIM Al-Gazali siap membangun kolaborasi berkelanjutan dengan UNUSA dalam berbagai bidang Tridharma Perguruan Tinggi, baik pendidikan, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.
“Kami melihat banyak peluang kolaborasi yang bisa dikembangkan. UIM Al-Gazali dan UNUSA memiliki visi yang sama dalam memajukan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dan penguatan SDM bangsa. InsyaAllah kerja sama ini akan terus kita tindaklanjuti secara konkret,” tambah Prof. Muaamar.
Kunjungan silaturrahim ini diakhiri dengan diskusi intensif antar pimpinan fakultas dan unit terkait, serta rencana penyusunan langkah tindak lanjut untuk kerja sama lebih mendalam.
Seminar Moderasi Beragama UIM Digelar di Kemenag Pangkep
UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali melalui Fakultas Agama Islam (FAI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran akademisi dalam pembangunan karakter bangsa.
Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Seminar Nasional Penguatan Moderasi Beragama yang digelar di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Senin (24/11/2025).
Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Moderasi Beragama sebagai Landasan Peningkatan Profesionalitas Sumber Daya Manusia Lingkup Kementerian Agama”.
Seminar tersebut menjadi ruang strategis bagi para penyuluh agama untuk memperdalam pemahaman moderasi beragama sekaligus meningkatkan kompetensi dalam mengemban tugas pembinaan masyarakat.
Seminar Nasional ini dihadiri langsung oleh Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, yang sekaligus menjadi narasumber utama.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkep, Dr. Ramli Rasyid, serta Dekan Fakultas Agama Islam UIM Al-Gazali, Dr. Djaenab, S.Ag., M.H.I.
Prof. Muammar Bakry menegaskan moderasi beragama adalah fondasi penting dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, di tengah perkembangan sosial yang dinamis, para penyuluh agama memiliki posisi yang sangat strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dan toleran.
“Moderasi beragama bukan sekadar konsep, tetapi menjadi sikap dan praktik yang harus hadir dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluh agama adalah garda terdepan dalam memastikan masyarakat memahami ajaran agama secara damai, toleran, dan penuh hikmah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Pangkep, Dr. Ramli Rasyid, menyampaikan apresiasi kepada UIM Al-Gazali atas sinergi dan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas SDM di lingkup Kementerian Agama.
Ia menyebut kegiatan seperti ini sangat relevan dalam menjawab tantangan pelayanan keagamaan di era digital dan multikultural.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran UIM Al-Gazali yang selalu menjadi mitra strategis Kemenag, khususnya dalam memperkuat pemahaman moderasi beragama. Kami berharap kegiatan ini memberikan bekal bagi para penyuluh untuk semakin profesional dan adaptif,” ungkapnya.
Dekan Fakultas Agama Islam UIM, Dr. Djaenab, S.Ag., M.H.I., menambahkan bahwa kegiatan seminar nasional ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa FAI UIM akan terus menghadirkan program-program yang relevan dengan kebutuhan instansi pemerintah maupun masyarakat luas.
Seminar ini diikuti oleh seluruh staf penyuluh agama se-Kabupaten Pangkep, yang hadir secara penuh sejak sesi pembukaan hingga diskusi panel.
Para peserta tampak antusias mengikuti paparan materi, terutama terkait penerapan nilai moderasi beragama dalam tugas lapangan serta strategi merespons isu-isu keagamaan kontemporer.
Melalui kegiatan ini, UIM Al-Gazali berharap dapat terus berperan aktif dalam memperkuat pemahaman keberagaman dan memperluas literasi keagamaan yang inklusif.
Sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Agama diharapkan menjadi langkah konkret dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang harmonis, produktif, dan toleran.
UIM Masuk Klaster Utama Kemendikbudristek 2026
UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali kembali menegaskan kiprahnya sebagai perguruan tinggi berkualitas nasional setelah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merilis hasil Klasterisasi Perguruan Tinggi Tahun 2026.
Dalam rilis tersebut, UIM Al-Gazali berhasil meraih skor 091028 dengan keunggulan di sektor Kualitas Akademik, sehingga resmi masuk dalam Klaster Utama, salah satu kategori bergengsi dalam pemetaan kualitas perguruan tinggi di Indonesia.
Capaian ini menjadi tonggak penting bagi UIM Al-Gazali karena tidak hanya memperkuat kredibilitas kampus secara nasional, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia Timur.
Lebih membanggakan lagi, UIM Al-Gazali menempati urutan kelima secara nasional di antara perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).
Klasterisasi perguruan tinggi yang dilakukan Kemendikbudristek menjadi instrumen strategis untuk memotret mutu perguruan tinggi dalam empat aspek utama: kualitas sumber daya manusia, kualitas akademik, kualitas kelembagaan, serta kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Skor UIM Al-Gazali mencerminkan penguatan signifikan khususnya dalam aspek akademik yang selama ini menjadi fokus pengembangan tahunan.
Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag., menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, capaian ini adalah bukti kesungguhan kita dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing. Masuknya UIM dalam Klaster Utama mengonfirmasi bahwa seluruh civitas akademika telah bekerja keras menjaga kualitas akademik dan tata kelola kampus,” ujarnya.
Ia menegaskan pencapaian ini bukan akhir, melainkan pijakan untuk meningkatkan reputasi akademik kampus di tingkat nasional dan internasional.
“Kami akan terus memperkuat penelitian, pengabdian, dan inovasi. Ke depan, UIM Al-Gazali menargetkan posisi yang lebih baik, termasuk mendorong akreditasi unggul pada seluruh program studi,” tambahnya.
Prof. Muammar Bakry juga memberikan apresiasi kepada seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam berbagai aspek penilaian klasterisasi.
“Ini merupakan hasil kerja kolektif. Kami harap seluruh komponen kampus terus menjaga semangat dan komitmen untuk membawa UIM menjadi kampus Islam yang maju dan modern,” tutupnya.
Klaster Utama menjadi bukti lembaga ini siap bersaing dalam mencetak generasi muda yang berkompeten, berakhlak, dan berkontribusi bagi peradaban bangsa.
Wakil Rektor II UIM Uji Disertasi Doktor di UIN Alauddin
UIM NEWS – Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D., kembali menunjukkan kiprah akademiknya di tingkat nasional dengan menjadi penguji eksternal dalam Ujian Promosi Doktor di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Rabu (12/11/2025)
Kandidat doktor yang diuji adalah Irwan, dengan konsentrasi Dakwah dan Komunikasi.
Ia mempresentasikan disertasi berjudul “Program Sedekah dan Infak pada Channel Youtube Berita Kota Makassar (Studi Analisis Wacana Teks Teun A. Van Dijk)”.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Badruddin Kaddas hadir sebagai penguji eksternal yang memberikan sejumlah pertanyaan kritis dan masukan konstruktif terhadap penelitian disertasi Irwan, terutama pada aspek metodologis dan relevansi teori analisis wacana dalam konteks dakwah digital.
Sebagai akademisi yang telah lama berkecimpung dalam dunia pendidikan dan penelitian, Badruddin Kaddas menilai bahwa topik yang diangkat dalam disertasi ini sangat relevan dengan perkembangan zaman, di mana dakwah dan kegiatan sosial keagamaan kini semakin banyak bertransformasi melalui platform digital.
“Disertasi ini menarik karena mengangkat fenomena baru dalam dakwah, yaitu bagaimana nilai-nilai sedekah dan infak dikonstruksi serta dikomunikasikan melalui media digital seperti Youtube. Ini menunjukkan bahwa dakwah tidak lagi terbatas pada mimbar, tetapi juga bergerak di ruang digital yang menjangkau publik luas,” ungkap Dr. Badruddin Kaddas.
Ia juga menekankan bahwa penelitian berbasis analisis wacana seperti yang dilakukan oleh Irwan memiliki nilai penting dalam memahami bagaimana pesan keagamaan dikonstruksi dan diterima oleh audiens.
“Pendekatan analisis wacana membantu kita melihat bukan hanya apa yang disampaikan, tetapi bagaimana pesan keagamaan itu dibingkai dan dimaknai dalam konteks sosial masyarakat modern,” tambahnya.
Kehadiran Badruddin Kaddas sebagai penguji eksternal dalam ujian promosi doktor ini menunjukkan komitmen Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali dalam memperkuat kontribusi akademik lintas perguruan tinggi, khususnya di bidang dakwah, komunikasi, dan pengembangan ilmu sosial keagamaan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kolaborasi akademik antara UIM Al-Gazali dan UIN Alauddin Makassar dalam memperkuat tradisi ilmiah dan kualitas sumber daya manusia di tingkat doktoral.
Ujian promosi doktor Irwan berjalan lancar dan diakhiri dengan penyerahan hasil penilaian dari seluruh dewan penguji.
Keterlibatan Badruddin Kaddas sebagai penguji eksternal sekaligus mempertegas reputasinya sebagai akademisi yang aktif, berpengalaman, dan berkomitmen dalam memajukan mutu pendidikan tinggi Islam di Indonesia.
