UIM Al Gazali Lepas 393 Wisudawan, Rektor Ajak Sarjana Berkiprah dengan Martabat UIM NEWS - 393 Mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM) Al Gazali resmi bergelar sarjana di Dalton Hotel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (12/6/2024). 393 mahasiswa yang diwisuda tersebut masing-masing dari sembilan fakultas. Di antaranya, Pascasarjana, Fakultas MIPA, Teknik, Agama, Pertanian, Sospol, Hukum, Ilmu FKIPS, dan Ilmu Kesehatan. Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al Gazali, Prof. Muammar Bakry mengatakan, wisuda 2024 ini terasa spesial karena dirangkaikan dengan Milad ke-58. "Alhamdulillah, tahun ini bertepatan dengan Milad yang ke-58. UIM Al Gazali didirikan sejak 1966," ujar Prof. Muammar di hadapan mahasiswanya. Diceritakan Prof. Muammar, awalnya UIM Al Gazali bernama STIP dan STAI. Lalu kemudian berubah pada Juni 2000 menjadi UIM. "Disepakati UIM berdiri pada 6 Juni 1966. Semuanya angka enam. Maka yang diwisuda hari ini, bertepatan dengan umur UIM dengan dobel enam, bahkan 3 kali enam. Enam itu menunjukkan kesempurnaan," Prof. Muammar menuturkan. Dijelaskan orang nomor satu di UIM ini, Allah menciptakan seluruh makhluknya hanya dengan menggunakan enam hari. "Dan, hari keenamnya Allah ciptakan manusia-manusia, makhluk yang menunjukkan basic kekhalifahan di muka bumi ini," ucapnya. Ia pun memberikan analogi lain, bahwa kesempurnaan itu juga terdapat pada rukun Iman yang berjumlah enam poin. "Rukun iman itu ada enam, dan banyak lagi angka-angka enam yang menunjukkan kesempurnaan," sebutnya. Prof. Muammar kemudian menekankan, sarjana memiliki tempat yang tinggi di mata Allah SWT. Begitu pun mendapatkan tempat yang tinggi di masyarakat. "Olehnya itu saya sangat berharap kepada anak-anakku sekalian, jadilah sarjana yang yang berharakat. Sarjana yang selalu bergerak. Karena dengan bergerak, maka ada keberkahan," harapnya. Dibeberkan Prof. Muammar, jika ingin menikmati kehidupan, maka harus dengan cara bergerak. "Kita hidup karena ada gerakan. Tidak mungkin kita bisa hadir di muka bumi ini kalau tidak ada gerakan-gerakan yang mendahuluinya," tukasnya. Lebih lanjut Prof. Muammar menekankan kepada wisudawan, untuk eksis dalam kehidupan, perlu menjadi sarjana yang berharakat. "Kalau kita mengaji, itu ada empat harakatnya. Dan tidak bisa jalan bacaan Al Qur'an kalau tidak dibaca empat harakat itu," bebernya. Pertama, kata Presiden Prof. Muammar, dhommah yang biasa dibaca U. Artinya merangkul atau tidak menjauhi. "Menjadi sarjana harus bisa merangkul dan bisa menghimpun kekuatan-kekuatan," imbuhnya. Kedua, dijelaskan Prof. Muammar, ada harakat Fathah. Artinya membuka diri. Harus ada inklusifitas dalam kehidupan. Harus membuka diri dengan alam sekitar. "Ketiga, kasrah. Artinya berjuang dan menyerang, jadi harus fighter. Tapi ingat, perlu juga sukun, baca mati. Artinya kadang kita harus istirahat berdiam untuk merancang suatu kehidupan, memproyeksikan masa depan kita yang lebih cerah," tandasnya. Mengutip perkataan Imam Syafi'i, Prof. Muammar mempersilakan kepada seluruh lulusannya untuk terus berjalan. "Dengan berjalan, kalian akan melihat pemandangan yang indah. Karena kalau matahari terus ada di atas, semua akan bosan melihatnya," terangnya. "Singa kalau terus tinggal di tempatnya, tidak akan pernah memangsa makanannya. Dan begitulah sarjana yang terus berjalan dan bergerak. Pasti akan terus dirindukan keluarga dan tetangganya," sambung dia. Di tempat yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara A. Lukman mengatakan, segelimang prestasi yang diraih UIM merupakan hasil dari kerja keras dan ikhlasnya. "Ini menganggarkan UIM telah bekerja keras, ikhlas, cerdas, dan tuntas," kata A. Lukman. Atas nama LLDIKTI Wilayah IX, kata A. Lukman, ia berterima kasih kepada UIM yang telah bergerak terus-menerus dalam menorehkan prestasi. "Terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada civitas akademika UIM Makassar yang menorehkan prestasi yang luar biasa," ucapnya. Ia pun berharap, apa yang dicapai UIM terus dijaga dan dikembangkan. "Ini tidak mudah untuk mencapainya. Satu langkah lagi, UIM menjadi Universitas unggul," kuncinya.

UIM NEWS – 393 Mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali resmi bergelar sarjana di Dalton Hotel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Rabu (12/6/2024).

393 mahasiswa yang diwisuda tersebut masing-masing dari sembilan fakultas. Di antaranya, Pascasarjana, Fakultas MIPA, Teknik, Agama, Pertanian, Sospol, Hukum, Ilmu FKIPS, dan Ilmu Kesehatan.

Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al Gazali, Prof. Muammar Bakry mengatakan, wisuda 2024 ini terasa spesial karena dirangkaikan dengan Milad ke-58.

“Alhamdulillah, tahun ini bertepatan dengan Milad yang ke-58. UIM Al Gazali didirikan sejak 1966,” ujar Prof. Muammar di hadapan mahasiswanya.

Diceritakan Prof. Muammar, awalnya UIM Al Gazali bernama STIP dan STAI. Lalu kemudian berubah pada Juni 2000 menjadi UIM.

“Disepakati UIM berdiri pada 6 Juni 1966. Semuanya angka enam. Maka yang diwisuda hari ini, bertepatan dengan umur UIM dengan dobel enam, bahkan 3 kali enam. Enam itu menunjukkan kesempurnaan,” Prof. Muammar menuturkan.

Dijelaskan orang nomor satu di UIM ini, Allah menciptakan seluruh makhluknya hanya dengan menggunakan enam hari.

“Dan, hari keenamnya Allah ciptakan manusia-manusia, makhluk yang menunjukkan basic kekhalifahan di muka bumi ini,” ucapnya.

Ia pun memberikan analogi lain, bahwa kesempurnaan itu juga terdapat pada rukun Iman yang berjumlah enam poin.

“Rukun iman itu ada enam, dan banyak lagi angka-angka enam yang menunjukkan kesempurnaan,” sebutnya.

Prof. Muammar kemudian menekankan, sarjana memiliki tempat yang tinggi di mata Allah SWT. Begitu pun mendapatkan tempat yang tinggi di masyarakat.

“Olehnya itu saya sangat berharap kepada anak-anakku sekalian, jadilah sarjana yang yang berharakat. Sarjana yang selalu bergerak. Karena dengan bergerak, maka ada keberkahan,” harapnya.

Dibeberkan Prof. Muammar, jika ingin menikmati kehidupan, maka harus dengan cara bergerak.

“Kita hidup karena ada gerakan. Tidak mungkin kita bisa hadir di muka bumi ini kalau tidak ada gerakan-gerakan yang mendahuluinya,” tukasnya.

Lebih lanjut Prof. Muammar menekankan kepada wisudawan, untuk eksis dalam kehidupan, perlu menjadi sarjana yang berharakat.

“Kalau kita mengaji, itu ada empat harakatnya. Dan tidak bisa jalan bacaan Al Qur’an kalau tidak dibaca empat harakat itu,” bebernya.

Pertama, kata Presiden Prof. Muammar, dhommah yang biasa dibaca U. Artinya merangkul atau tidak menjauhi.

“Menjadi sarjana harus bisa merangkul dan bisa menghimpun kekuatan-kekuatan,” imbuhnya.

Kedua, dijelaskan Prof. Muammar, ada harakat Fathah. Artinya membuka diri. Harus ada inklusifitas dalam kehidupan. Harus membuka diri dengan alam sekitar.

“Ketiga, kasrah. Artinya berjuang dan menyerang, jadi harus fighter. Tapi ingat, perlu juga sukun, baca mati. Artinya kadang kita harus istirahat berdiam untuk merancang suatu kehidupan, memproyeksikan masa depan kita yang lebih cerah,” tandasnya.

Mengutip perkataan Imam Syafi’i, Prof. Muammar mempersilakan kepada seluruh lulusannya untuk terus berjalan.

“Dengan berjalan, kalian akan melihat pemandangan yang indah. Karena kalau matahari terus ada di atas, semua akan bosan melihatnya,” terangnya.

“Singa kalau terus tinggal di tempatnya, tidak akan pernah memangsa makanannya. Dan begitulah sarjana yang terus berjalan dan bergerak. Pasti akan terus dirindukan keluarga dan tetangganya,” sambung dia.

Di tempat yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara A. Lukman mengatakan, segelimang prestasi yang diraih UIM merupakan hasil dari kerja keras dan ikhlasnya.

“Ini menganggarkan UIM telah bekerja keras, ikhlas, cerdas, dan tuntas,” kata A. Lukman.

Atas nama LLDIKTI Wilayah IX, kata A. Lukman, ia berterima kasih kepada UIM yang telah bergerak terus-menerus dalam menorehkan prestasi.

“Terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada civitas akademika UIM Makassar yang menorehkan prestasi yang luar biasa,” ucapnya.

Ia pun berharap, apa yang dicapai UIM terus dijaga dan dikembangkan.

“Ini tidak mudah untuk mencapainya. Satu langkah lagi, UIM menjadi Universitas unggul,” kuncinya.

UIM Gelar Wisuda Bertepatan dengan Milad ke-58 Tahun

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali mengelar wisuda sarjana, profesi dan pascasarjana periode II tahun akademik 2023/2024. Perayaan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun universitas yang ke-58, menjadikannya momen bersejarah bagi seluruh civitas akademika UIM Al-Gazali.

Kegiatan wisuda kali ini diadakan di Hotel Dalton Makassar. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 393 mahasiswa dari berbagai fakultas di UIM A-Gazali resmi diwisuda, Rabu (12/06/2024).

Para wisudawan ini terdiri dari program sarjana, profesi dan pascasarjana, yang telah menyelesaikan studi mereka dengan berbagai pencapaian yang membanggakan.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan haru atas keberhasilan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.

“Hari ini adalah bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan komitmen para mahasiswa dalam mencapai cita-cita mereka. Semoga ilmu yang didapatkan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas dan membawa kemajuan bagi bangsa,” ujarnya.

Prof. Muammar, menambahkan UIM Al-Gazali terus berkomitmen dalam mencetak generasi yang kuat diberbagai bidang.

“Komitmen UIM dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya berkompeten di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital,” tambahnya.

Kegiatan wisuda dan perayaan milad ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta orang tua dan keluarga wisudawan.

Mereka semua memberikan apresiasi tinggi terhadap UIM Al-Gazali yang terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang kompeten dan berakhlak mulia.

UIM Gelar Tracer Study kepada Calon Alumni

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali mengadakan kegiatan Tracer Study yang ditujukan kepada para calon alumni pada kegiatan ramah tamah wisuda periode II untuk program sarjana, profesi, dan pascasarjana di Auditorium KH. Muhyiddin Zain, Rabu (11/06/2024).

Kegiatan ini diadakan untuk mengumpulkan informasi tentang penyerapan lulusan UIM Al-Gazali di dunia kerja.

Kegiatan Tracer Study ini merupakan bagian dari upaya UIM Al-Gazali untuk memantau dan mengevaluasi kinerja alumni di berbagai bidang pekerjaan.

Dengan adanya data yang terkumpul, UIM Al-Gazali berharap dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai kontribusi lulusan di masyarakat dan dunia industri.

Selain itu, hasil dari Tracer Study ini juga akan menjadi dasar bagi UIM Al-Gazali dalam menyusun strategi peningkatan kurikulum dan layanan pendidikan yang lebih baik.

Kegiatan ramah tamah wisuda ini juga menjadi ajang pertemuan bagi calon alumni untuk berbagi pengalaman dan membangun jaringan profesional.

Selain itu, pihak universitas memberikan berbagai informasi penting terkait proses wisuda, prospek karir, dan layanan alumni yang dapat dimanfaatkan oleh lulusan.

Dalam kegiatan ini diisi dengan penguatan akademik serta pembekalan oleh Int. GMCT. Ancha Gemilang Sangulu, PA.T,MMPA.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara universitas dan alumni.

“Tracer Study ini akan membantu kami dalam memahami kebutuhan dan harapan para lulusan, serta memberikan kami wawasan berharga untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di UIM Al-Gazali,” ujarnya.

Dengan berlangsungnya kegiatan ini, UIM Al-Gazali diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi pengembangan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing tinggi di berbagai sektor.

Ketua IKA UIM Dr Darmawan Beri Testimoni pada Ramah Tamah Calon Alumni

UIM NEWS – Ketua Ikatan Alumni (IKA) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Dr. Ir. Darmawan, M.P yang juga merupakan Direktur Politani Pangkep, memberikan testimoni yang menginspirasi kepada para calon alumni pada kegiatan ramah tamah wisuda sarjana, profesi, dan pascasarjana periode II di Auditorium KH. Muhyiddin Zain, Selasa (11/06/2024).

Kegiatan ramah tamah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan wisuda yang akan diadakan pada tanggal 12 Juni 2024 di Hotel Dalton Makassar.

Kegiatan ini dilangsungkan di Auditorium KH. Muhyiddin Zain dan dihadiri oleh Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, Ketua BPH Yayasan Al-Gazali, Prof. Dr. Ir. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, Dewan Pembina Guru Besar UIM Al-Gazali, Prof. Dr. KH. Najamuddin, Lc., MA., serta para pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen dan retusan peserta wisudawan.

Dalam sambutannya, Dr. Ir. Darmawan, mengajak para calon wisudawan untuk terus menjaga semangat belajar dan berkontribusi positif di masyarakat.

“Kalian adalah duta-duta UIM Al-Gazali yang akan membawa nama baik almamater kita. Tetaplah rendah hati, teruslah belajar, dan jadilah agen perubahan di manapun kalian berada,” ucapnya dengan penuh semangat.

Darmawan juga mengingatkan pentingnya menjaga tali silaturahmi dengan sesama alumni dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan IKA UIM Al-Gazali.

“Kekuatan kita terletak pada jaringan yang solid. Dengan saling mendukung, kita bisa mencapai lebih banyak hal untuk kebaikan bersama,” tambahnya.

Testimoni ini mendapat sambutan hangat dari para calon wisudawan yang hadir. Mereka merasa termotivasi dan semakin siap untuk menghadapi tantangan di dunia profesional.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Muammar Bacry, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada para wisudawan atas prestasi yang telah dicapai.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengamalkan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat. Saya berharap kalian semua dapat menjadi duta-duta UIM Al-Gazali yang membawa nama baik almamater di mana pun berada,” ujarnya.

UIM Gelar Ramah Tamah Meriah untuk Wisudawan Sarjana Periode II

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali baru saja menyelenggarakan kegiatan ramah tamah untuk para wisudawan sarjana, profesi, dan pascasarjana periode II.

Kegiatan ramah ramah ini dilangsungkan di Auditorium KH. Muhyiddin Zain dan dihadiri oleh Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, Ketua BPH Yayasan Al-Gazali, Prof. Dr. Ir. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, Dewan Pembina Guru Besar UIM Al-Gazali, Prof. Dr. KH. Najamuddin, Lc., MA.

Hadir juga, Direktur Politani Pangkep yang juga sebagai ketua Ikatan Alumni UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Darmawan, M.P serta para pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen dan retusan peserta wisudawan.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Muammar Bacry, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada para wisudawan atas prestasi yang telah dicapai.

“Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam mengamalkan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat. Saya berharap kalian semua dapat menjadi duta-duta UIM Al-Gazali yang membawa nama baik almamater di mana pun berada,” ujarnya.

Kegiatan ramah tamah ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara alumni dengan universitas.

Selain itu, acara ini dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari mahasiswa, seperti, musik.

Ditempat yang sama, Ketua Ikatan Alumni UIM Al-Gazali, dalam kesempatan ini, mengungkapkan harapannya agar para lulusan dapat terus mengembangkan diri dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

“Kami percaya bahwa bekal ilmu yang didapatkan di UIM Al-Gazali akan menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan di dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Dosen FKIPS UIM Rahma Ashari Jadi Narasumber Pelatihan Sekolah Penggerak

UIM NESW – Dosen Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Rahma Ashari, tampil sebagai narasumber dalam Pelatihan Pengimbasan Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Makassar, Selasa (11/04/2024).

Kegiatan Pelatihan Pengimbasan Program Sekolah Penggerak Angkatan 1 ini dilaksanakan mulai hari Kamis tanggal 6 Juni 2024 sampai hari Minggu tanggal 9 Juni 2024 yang bertempat di Hotel Aryaduta, Jl Jl. Somba Opu No. 297, Losari, Kota Makassar.

Acara yang berlangsung selama empat hari dimulai dari tanggal 6 Juni 2024 sampai dengan 9 Juni 2024 yang dihadiri oleh para pendidik dan penggerak sekolah dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Tujuannya adalah untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik dalam menjalankan Program Sekolah Penggerak, sebuah inisiatif dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Dalam pelatihan tersebut, Rahma Ashari menyampaikan materi mengenai strategi pembelajaran inovatif dan teknik pengajaran yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan siswa di kelas.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar pendidik serta penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang dinamis dan responsif terhadap perkembangan zaman.

“Program Sekolah Penggerak ini merupakan langkah besar untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Diharapkan melalui pelatihan ini, para pendidik dapat mengimplementasikan ilmu dan strategi yang diperoleh guna menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Rahma Ashari dalam sesi diskusi.

Selain Rahma Ashari, pelatihan ini juga menghadirkan berbagai narasumber lainnya yang memberikan wawasan dan pengalaman mereka dalam mendukung program tersebut.

Peserta pelatihan mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dan mengembangkan rencana aksi yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.

Keikutsertaan Rahma Ashari sebagai narasumber dalam acara penting ini tidak hanya memperkuat peran UIM Al-Gazali dalam dunia pendidikan, tetapi juga menunjukkan komitmen institusi tersebut dalam mendukung program-program nasional yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Prodi Administrasi Bisnis UIM Jalani Asesmen Lapangan LAMEMBA

UIM NEWS – Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Soial, Ilmu Politik dan Perpustakaan Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan menjalani proses asesmen lapangan yang dilakukan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam rangka memastikan bahwa kualitas pendidikan yang diberikan sesuai dengan standar nasional dan internasional.

Kehadiran tim asesor ini disambut langsung oleh Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah M. Zain, M,Si, dengan didampingi para pimpinan universitas, dekan dan seluru dosen civitas akademika Fakultas Sosial dan Ilmu Politik dan Perpustakaan UIM Al-Gazali.

Proses asesmen lapangan yang berlangsung selama dua hari, dimulai pada 10 Juni 2024, melibatkan serangkaian kegiatan evaluasi yang mendetail.

Tim asesor dari LAMEMBA yang terdiri dari Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc dari Universitas Islam Makassr, dan Dr. Rr. Sri Handari Wahyuningsi, SE., M.Si dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta yang melakukan peninjauan terhadap berbagai aspek penting dari program studi, termasuk kurikulum, kualitas pengajaran, fasilitas pendukung, serta prestasi mahasiswa dan lulusan.

Dekan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik dan Perpustakaan, Dr. Nahdiana, S.Sos., M.I.Kom., menegaskan bahwa asesmen ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi institusi pendidikan yang unggul dan berdaya saing global.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan mutu pendidikan di seluruh program studi. Dengan adanya asesmen lapangan ini, kami berharap dapat mengidentifikasi berbagai peluang untuk pengembangan yang lebih baik,” tambahnya.

Salah satu fokus utama dalam asesmen ini adalah peninjauan kurikulum yang diterapkan di Program Studi Administrasi Bisnis UIM Al-Gazali.

Hasil dari asesmen lapangan ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi Program Studi Administrasi Bisnis UIM Al-Gazali untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan di berbagai bidang.

UIM Sambut Tim Asesor LAMEMBA, Asesmen Lapangan Prodi Ilmu Administrasi Bisnis

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali dengan antusias menyambut kedatangan tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA) dalam rangka asesmen lapangan untuk Program Studi Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Sosial dan Ilmu Politik dan Perpustakaan di ruang rapat pimpinan Gedung Rektorat lantai 3, Senin (10/06/2024).

Kegiatan asesmen lapangan ini berlangsung pada tanggal 10 hingga 11 Juni 2024 dan merupakan bagian dari proses akreditasi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di UIM Al-Gazali.

Kehadiran tim asesor ini disambut langsung oleh Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah M. Zain, M,Si, dengan didampingi para pimpinan universitas, dekan dan seluru dosen civitas akademika Fakultas Sosial dan Ilmu Politik dan Perpustakaan UIM Al-Gazali.

Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar, Prof. Majdah menyampaikan bahwa asesmen lapangan ini adalah momen penting bagi UIM Al-Gazali untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kami sangat bersyukur dan bangga dapat menerima kunjungan tim asesor LAMEMBA. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendapatkan masukan berharga demi pengembangan Prodi Ilmu Administrasi Bisnis ke depan,” ujarnya.

Tim asesor LAMEMBA yang hadir diantaranya, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc dari Universitas Islam Makassr, dan Dr. Rr. Sri Handari Wahyuningsi, SE., M.Si dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Mereka akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap berbagai aspek, mulai dari kurikulum, fasilitas, kualitas pengajaran, hingga kegiatan kemahasiswaan. Proses asesmen ini juga melibatkan wawancara dengan dosen, mahasiswa, dan alumni untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang Prodi Ilmu Administrasi Bisnis.

Ketua tim asesor, Dr. Adi Indrayanto, menyampaikan apresiasinya atas penyambutan yang ditunjukan oleh Program Studi Administrasi Bisnis UIM Al-Gazali.

“Kami sangat mengapresiasi penyambutan hangat dan kesiapan yang ditunjukkan oleh Program Studi Administrasi Bisnis UIM Al-Gazali dalam rangka asesmen lapangan ini. Tim akademik dan seluruh civitas akademika telah menunjukkan dedikasi yang tinggi dan profesionalisme dalam mempersiapkan berbagai aspek yang diperlukan untuk asesmen. Persiapan yang matang ini mencerminkan komitmen yang kuat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di UIM Al-Gazali,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Sosial dan Ilmu Politik dan Perpustakaan, Dr. Nahdiana, S.Sos., M.I.Kom. mengatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan diri dengan baik untuk asesmen ini.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan, termasuk penyusunan dokumen pendukung dan peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran. Kami berharap hasil asesmen ini dapat memberikan gambaran positif mengenai kualitas pendidikan yang kami tawarkan,” jelasnya.

Selama asesmen berlangsung, tim asesor juga dijadwalkan untuk mengunjungi berbagai fasilitas kampus, seperti perpustakaan, laboratorium komputer, dan ruang-ruang perkuliahan. Selain itu, mereka akan meninjau program-program unggulan yang telah dilaksanakan oleh Prodi Ilmu Administrasi Bisnis, seperti kerjasama dengan industri dan program magang bagi mahasiswa.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan umpan balik konstruktif yang akan menjadi dasar perbaikan dan pengembangan lebih lanjut bagi Prodi Ilmu Administrasi Bisnis UIM.

“Kami optimis bahwa dengan kerja keras dan dedikasi seluruh civitas akademika, Prodi Ilmu Administrasi Bisnis dapat meraih akreditasi yang lebih baik dan terus berkontribusi positif bagi dunia pendidikan dan industri,” tambah Nahdiana.

Rektor UIM Bahas "Ke-NU-an dan Kebangsaan" di Dirosah Ula GP Ansor Sulsel

UIM NEWS – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag, memberikan materi bertajuk “Ke-NU-an dan Kebangsaan” dalam kegiatan Dirosah Ula MDS RA Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Sulawesi Selatan.

Kegitan ini diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah (PW) Majelis Dzikir dan Sholawat (MDS) Rijalul Ansor Provinsi Sulawesi Selatan di lantai 3 Gedung PWNU Sulsel, Sabtu (08/05/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Muammar Bakry menyampaikan pentingnya pemahaman tentang ke-NU-an sebagai fondasi dalam menjaga kebangsaan dan memperkuat persatuan bangsa.

Ia menekankan bahwa nilai-nilai yang diajarkan oleh Nahdlatul Ulama (NU) sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan saat ini.

“Ke-NU-an bukan hanya sekedar identitas keagamaan, tetapi juga mencakup nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan yang harus kita jaga dan lestarikan. NU telah berperan besar dalam sejarah bangsa ini, dan sebagai generasi penerus, kita harus terus memperkuat kontribusi tersebut,” ujarnya.

Kegiatan Dirosah Ula ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk para pemuda Ansor. Mereka mengikuti materi yang disampaikan oleh Prof. Muammar Bakry, mengingat relevansi topik yang dibahas dengan situasi sosial-politik saat ini.

Selain memberikan materi, Prof. Muammar Bakry juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperdalam pemahaman mereka tentang ajaran-ajaran NU dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap, melalui kegiatan seperti ini, GP Ansor dapat semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini ditutup dengan doa bersama dan harapan agar semangat ke-NU-an dan kebangsaan terus tertanam dalam setiap anggota GP Ansor serta masyarakat Sulawesi Selatan pada umumnya.

Dokter Udin Malik Serahkan Penghargaan kepada Lulusan Terbaik Teknik UIM

UIM NEWS – Anggota DPRD Kota Makassar, Dokter Udin Malik memberikan penghargaan kepada mahasiswa lulusan terbaik dari Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali dalam kegiatan ramah tamah wisuda periode II tahun 2023/2024 yang berlangsung di Hotel Harper Makassar, Jumat (07/06/2024).

Kegiatan ramah tamah wisuda ini dihadiri langsung oleh Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Ahmad Hanafi, ST., MT., Wakil Rektor II, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D, Anggota DPRD Kota Makassar, Dokter Udin Malik, para pejabat fakultas, dosen, serta wisudawan yang menjadi momen istimewa bagi seluruh civitas akademika.

Penghargaan khusus diberikan kepada Riska Ariyanti, ST yang dinobatkan sebagai lulusan terbaik Fakultas Teknik UIM Al-Gazali tahun ini. Riska berhasil menyelesaikan studinya dengan predikat cum laude.

Dokter Udin Malik menyampaikan bahwa lulusan Teknik UIM harus menjadi yang terbaik dan menjadi pemeran penting di berbagai sektor pekerjaan.

Beliau menekankan pentingnya kualitas pendidikan dan keahlian yang diperoleh selama masa studi, yang harus mampu mengantarkan lulusan untuk bersaing dan unggul di dunia kerja.

“Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang mumpuni, lulusan Teknik UIM Al-Gazali diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan di berbagai bidang, mulai dari industri, teknologi, hingga sektor public,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik UIM Al-Gazali, Dr. Ir. Saripuddin Muddin, MT., mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian para wisudawan.

“Saya sangat bangga dengan dedikasi dan kerja keras yang ditunjukkan oleh para mahasiswa, terutama mahasiswa yang telah mencapai prestasi luar biasa. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Riska Ariyanti, mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen dan keluarga yang telah memberikan dukungan selama masa studinya.

“Penghargaan ini saya dedikasikan untuk orang tua saya yang selalu mendukung dan membimbing saya. Semoga ini bisa menjadi awal dari perjalanan panjang saya untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnyanya.

Dengan berakhirnya acara wisuda ini, Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali berharap para lulusan dapat membawa nama baik almamater dan terus berkarya di berbagai bidang.

Kegiatan wisuda Fakultas Teknik UIM Al-Gazali kali ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan atas prestasi akademik, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan global dengan bekal ilmu pengetahuan dan moral yang kuat.