Intip Pameran Robot Canggih, Buatan Prodi PTI UIM Al-Gazali

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali memperkenalkan Robot canggih di Pameran Pendidikan dan Inovasi Tinggi Sulawesi ke 15 Sulawesi Education dan Techno Expo 2024.

Pameran Robot buatan Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI) Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali.

Robot tersebut ditampilkan dalam Pameran Pendidikan dan Inovasi Pergurun Tinggi Ke-15, Sulawesi Education dan Techno Expo 2024 diselenggarakan oleh oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara.

Kegiatan Pameran Pendidikan dan Inovasi Pergurun Tinggi Ke-15 Sulawesi Education dan Techno Expo 2024 dilaksanakan selama tiga hari di Sandeq Ballrom Claro Hotel, dimulai Selasa 23 Januari 2024.

Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi, Kamal, S.Pd., M.Pd mengatakan pameran robot yang di tampilkan ada adalah robot karya dari mahasiwsa jurusan Pendidikan Teknologi Informasi (PTI).

Selain robot, lanjut Kamal, ada juga drone dan mikrotik yang disiapkan pada stand pameran tersebut.

“Pada pameran kali ini kami menampilkan beberapa robot, drone dan mikrotik, ini adalah buatan kami khusunya di Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI),” ujarnaya.

Selain itu, stand UIM Al-Gazali juga menyiapkan pemeriksaan kesehatan secara gratis, diantaranya: Pemeriksaan Kolesterol, Pemeriksaan Berat Badan (BB) dan Tinggi Badan (TB), Pemeriksaan dan Cek Tekanan Darah yang dilakukan oleh Program Studi Ilmu Keperawatan UIM Al-Gazali.

Pada pemeran tersebut UIM Al-Gazali juga membuka pendaftaran Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2024/2025 secara gratis.

Untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang PMB dapat menanyakan langsung pada panitia PMB yang bertugas di stand UIM Al-Gazali.

Kegiatan Pameran Pendidikan dan Inovasi Tinggi Sulawesi ke 15 (Sulawesi Education & Techno Expo 2024) bertemakan “Wujudkan kampus merdeka berdaya saing global”

Kegiatan expo 2024 tersebut telah mendatangkan siswa dari puluhan sekolah SMA dan SMK atau yang sederajat yang ada di Makassar, Gowa dan sekitarnya.

Yang diisi dengan berbagai kegiatan beruapa, Band, Grup Kesenian, Musikalisasi Puisi, Talk Show, dan Stan Up Comedy.

Halaqah UIM, Prof Kamaluddin Paparkan 4 Pilar Moderasi

UIM NEWSHalaqah Universitas IsIam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. KH. Kamaluddin Abunawas, MA memaparkan tentang empat (4) pilar moderasi.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Halaqah yang dilaksanakan oleh Universitas IsIam Makassar (UIM) Al-Gazali di Masjid As-Shahabah, Kamis (16/11/2023).

Prof. Kamaluddin mengatakan moderasi adalah bersifat netral tidak berpihak, alias berasa di tengah-tengah.

Menurutnya, Moderasi terambil dari kata moderat yang dalam bahasa arab disebut washatiyah. Wasathiyah bisa dimaknai sebagai bersikap tengah-tengah, mengibaratkan seorang wasit didalam pertandingan sepak bola.

“Seorang wasit yang memimpin pertandingan sepak bola tidak harus selalu berada di tengah, tetapi ia dituntut dapat menegakkan keadilan di lapangan,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Prof Kamaluddin, keempat pilar moderasi tersebut ialah, yang pertama adalah Komitmen kebangsaan, yang kedua adalah Toleransi, keempat adalah Anti kekerasan, dan yang kelima adalah Akomodatif terhadap budaya.

“Maka terhadap tantangan-tantangan itu, beberapa solusi yang ditawarkan adalah bagaimana kita bersama membangun kesadaran yang memiliki faham dan amalan keagaman yang tidak berlebih-lebihan, yang tidak melampaui batas, yang tidak ekstrim dalam kehidupan bersama di tengah-tengah bangsa ini,” paparnya.

Solusi demikian, sebutnya, bisa disebut sebagai penguatan moderasi beragama sebagai ikhtiar dinamis untuk membangun cara pandang, sikap, praktek beragama dalam kehidupan bersama yang mampu mengedepankan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan kemaslatan bersama.

“Diterapkan dengan prinsip-prinsip keadilan, keberimbangan, dan mentaati konstitusi berbangsa,” sambungnya.

Moderasi beragama sendiri, tutur Wakil Ketua PWNU Sulawesi Selatan tersebut, harus menjadi tugas bersama.

“Ia perlu diimplementasikan dalam setiap sisi kehidupan berbangsa, mulai dari menjadikannya sebagai program kementerian/lembaga, revitalisasi forum kerukunan umat beragama, perhatian perguruan perguruan tinggi, dan perspektif berbagai upaya pemberdayaan masyarakat,” tutupnya.

Halaqah tersebut merupakan agenda Universitas IsIam Makassar (UIM) Al-Gazali yang diperuntukkan kepada mahasiswa baru.

Halaqah UIM Al-Gazali dilaksanakan pada setiap hari Kamis di masjid As-Shahabah, dengan menghadirkan para Kiyai, ulam, tokoh agama dan akademisi.