UIM dan AKOM Bantaeng Teken MoU Penelitian SDM

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, jalin kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) Akademi Komunitas Industri Manufaktur Bantaeng (AKOM), Rabu (15/11/2023).

Pemadatangan kerjasama tersebut dalam bidang Penelitian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) , oleh Wakil Rektor I UIM Al-Gazali, Dr. Ahmad Hanafi, ST.,MT.,IPM bersama dengan Direktur Akademi Komunitas Manufaktur Industri Bantaeng Dr. Arminas, MM, IPU., ASEAN, Eng.

Direktur Akademi Komunitas Manufaktur Industri Bantaeng Dr. Arminas, MM, IPU., ASEAN, Eng. menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya semoga dapat menghasilkan luaran sesuai yang diharapkan, seperti penelitian bersama dan pengembangan sumber daya manusia.

“Tentu ini langkah yang tepat dalam membangun sumber daya manusia melalui kolaborasi bersama,” ucapnya.

Ia menyebutkan, Akademi Komunitas Manufaktur Industri (AKOM) merupakan pendidikan vokasi satu-satunya di Sulawesi Selatan.

“Kami berharap dengan adanya kerjasama kami dengan pihak UIM Al-Gazali bisa membrikan dampak yang besar bagi dunia pendidikan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIM Al-Gazali, Dr. Ahmad Hanafi, ST.,MT.,IPM mengatakan kerjasama tesebut akan terus terjalin dalam membangun sumber daya manusia dengan Tri Dharma.

“Kerjasama ini akan memberikan dampak dalam kemajuan pendidikan di Indonesia khususnya di Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan pihaknya dengan Akademi Komunitas Industri Manufaktur (AKOM)akan berkolaborasi dalam bidang penilaian.

“Kedapan bisa kita kolaborasi bersama dalam bidang penilaian,” ujarnya.

Menurut, kerjasama tersebut merupakan bentuk dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi antara.

“Salah satu dalam menjalankan Tri Dharma, olehnya itu kami sama-sama membangun kerjasama dalam bidang penilitian pengembangan sumber daya manusia,” tambahnya.

iIa juga menambahkan melalui MoU tesebut bisa memberikan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.

“Kami juga berharap dengan adanya kerjasama ini bisa memajukan sumber daya manusia melalui penelitian dan pengabdian,” tambahnya.

Universitas Islam Makassar Taken MoU (Memorandum of Understanding) dengan Universitas Islam Al-Azhar Mataram yang digelar di Gedung Rektorat, Ruang Pertemuan Lantai 3 UIM, Senin (17/07/2023).

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar Taken MoU (Memorandum of Understanding) dengan Universitas Islam Al-Azhar Mataram yang digelar di Gedung Rektorat, Ruang Pertemuan Lantai 3 UIM, Senin (17/07/2023).

Kerjasama ini terkhususnya pada Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar dan Fakultas Pertanian Universitas Islam Al-Azhar Mataram tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam penandatanganan kerja sama ini dihadir langsung oleh Rektor Universitas Islam Al-Azhar Mataram Dr. Ir. Muh. Ansyar, M.P, Wakil Rektor III Universitas Islam Al-Azhar Mataram Fathurrahman, S.E., M.Ak, Kabag Humas, Kerjasama dan Kantor Urusan Internasional Al-Azhar Mataram M. Habibullah Aminy, SE., SH., MEK., MH, Dekan Fakultas Pertanian Al-Azhar Mataram Ir. Muhsin, M.Si, Kaprodi Agroekoteknologi Al-Azhar Mataram Ir. Khairil Anwar, MM, Kaprodi Agribisnis Al-Azhar Mataram Herdiana, S.Pi., M.Si, Kepala UPMI Fakultas Pertanian Al-Azhar Mataram Nurlailah Mappanganro, SP., MP.

Penandatangan Kerjasama ini langsung di tanda tangani oleh PLT Rektor Universitas Islam Makassar Dr. Ir. Hj. A. Majdah M Zain, M.Si bersama Rektor Universitas Islam Al-Azhar Mataram.

Tidak hanya Taken MoU tetapi juga dilakukan penandatanganan MoA antara Fakultas Pertanian UIM dan Fakultas Pertanian Universitas Islam Al-Azhar Mataram yang di tanda tangani oleh masing-masing Dekannya.

Mengawali sambutan dan arahannya, Rektor UIM mengucapkan selamat datang dan berterimakasih kepada Universitas Islam Al-Azhar Mataram yang telah berkunjung dan ingin bekerjasama dengan UIM.

“Selamat datang Bapak Rektor Universitas Islam Al-Azhar Mataram dan jajarannya yang telah berkunjung ke kampus kami ini guna melaksanakan kerjasama dengan UIM terkhususnya di Fakultas Pertanian”, Ucap Majdah.

Majdah juga menambahkan bahwa kerjasama ini semoga menjadi acuan atau langkah awal mengembangkan Penelitian terkhususnya dibidang Pertanian dan pengembangan kapasitas Dosen.