Tim Hibah Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali Gelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan program pengembangan model pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) berbasis Proyek, Kamis (10/08/2023).

UIM NEWS – Tim Hibah Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali Gelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan program pengembangan model pembelajaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) berbasis Proyek, Kamis (10/08/2023).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program model pembelajaran MKWK berbasis proyek yang merupakan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 84/E/KPT/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Pendidikan Tinggi.

berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3/M/2021 tentang Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2021, mensyaratkan bahwa pembelajaran harus menggunakan case-method dan team-based project learning dengan bobot penilaian 50%.

Hal ini menjadi acuan perguruan tinggi dalam melaksanakan MKWK sesuai aturan yang berlaku serta mengembangkan model pembelajaran berbasis proyek, Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi membuka kesempatan kepada perguruan tinggi program Sarjana di jenis pendidikan akademik, untuk mengajukan proposal Program Bantuan Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Wajib pada Kurikulum Pendidikan Tinggi (MKWK) Berbasis Proyek terkhususnya UIM Al-Gazali.

Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.A yang juga hadir sekaligus membuka kegiatan ini dalam arahannya menyampaikan bahwa hal ini penting karena sebagai negara kesatuan dengan anak bangsa yang dimiliki UIM Al-Gazali maka diperlukan satu perangkat mata kuliah pembelajaran yang dapat mengimprove secara nilai-nilai kebangsaan maupun nilai spritual keagamaan.

“Mengapa ini penting, sebab kita sebagai negara kesatuan yang memiliki kualitas dan kuantitas anak bangsa di perguruan tinggi UIM Al-Gazali ini maka diperlukan sebuah perangkat mata kuliah pembelajaran yang dapat memberikan pengetahuan secara nilai kebangsaan maupun nilai spritual keagamaan yang di bingkai dalam satu kemasan yang disebut dengan kurikulum”, Ucap Muammar Bakry.

hal ini juga menjadi bagian upaya pemerintah sebagai penanggung jawab untuk memastikan bahwa siapapun dan dimanapun lembaga pendidikan itu maka nilai-nilai kesatuan Republik Indonesia itu dipastikan terjaga dan bisa terukur yang menjadi istilah berbasis proyek, Tambahnya.

Rektor UIM Al-Gazali juga menyampaikan bahwa MKWK ini adalah sebuah project yang diberikan pemerintah maka dari itu Tim Hibah UIM Al-Gazali harus memaksimalkan kepercayaan ini agar bisa melanjutkan kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan kurikulum.

“Saya harap dengan adanya proyek ini, Tim Hibah UIM Al-Gazali dapat memaksimalkan kepercayaan ini agar bisa melanjutkan kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan kurikulum demi mancapai target yang dinginkan”, Harap Rektor UIM Al-Gazali.