Nuzulul Qur'an

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali peringati malam Nuzulul Qur’an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama, Rabu (27/03/2024).

Peringatan Nuzulul Qur’an Tahun 1445 Hijriyah dengan tema “Jadikan Al-Qur’an sebagai Teman Hidup” ini berlangsung di Masjid As-Shahabah di awali dengan Sholat Ashar berjamaah.

Setelah melaksanakan Sholat Ashar berjamaah, dilanjutkan dengan Tadarrus Juz 16 dipimpin oleh Rahmat Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur-an dan Tafsir

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan ketaatan sivitas akademika UIM terhadap Al-Qur’an.

Dalam kegiatan ini Rektor UIM Al-Gazali memberi sambutan dan arahan yang mengatakan bahwa peringatan Malam Nuzulul Qur’an ini merupakan momen penting bagi umat Islam untuk kembali merenungkan dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an.

“Al-Qur’an adalah pedoman hidup bagi umat Islam. Oleh karena itu, kita harus terus mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” Ucap Prof. Muammar.

Prof. Muammar juga berharap, melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan ini, sivitas akademika UIM dapat meningkatkan kecintaan dan ketaatannya terhadap Al-Qur’an.

Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali peringati malam Nuzulul Qur'an yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama

Selain itu, Ketua BPH Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali, Prof. Dr. Hj. A. Majdah M Zain, M.Si yang juga hadir memberikan sambutan.

Prof. Majdah dalam sambutannya mengajaka segenap civitas akademika untuk selalu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Beliau berharap agar civitas akademika UIM dapat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam meraih prestasi dan kebahagiaan dunia dan akhirat.

Lanjut ke rangkaian kegiatan selanjutnya yaitu, Hikmah Nuzulul Qur’an dengan menghadirkan Dr. Muhammad Asriady, M.Th.I.

Acara ini dihadiri oleh sivitas akademika UIM, termasuk para dosen, karyawan, dan mahasiswa lingkup UIM Al-Gazali yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan sholat magrib berjamaah.

Wakil Rektor II UIM Ingatkan Pentingnya Berdakwah Melalui Media Sosial

UIM NEWS – Wakil Rektor II Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Badaruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D mengigatkan pentingnya berdakwa dengan menggunakan media sosial.

Ia menjelaskan pada dasarnya dakwah merupakan aktivitas menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat, dakwah juga dapat berarti ajakan menuju Islam yaitu jalan Tuhan.

“Jadi dakwah sebenarnya itu, bukan hanya terletak pada Da’i tatapi setiap umat Islam, itu dianjurkan untuk berdakwah, mengingatkan serta menyebarkan kebaikan dan mencegah keburukan,” ujaranya.

Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber pada Kajian Integrasi Keilmuan yang dilaksanakan oleh Lembaga Kajian Aswaja Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali di Masjid Ash-Shahabah, Kamis (07/12/2023).

Ia juga menyampaikan dalam menyebarkan kebaikan serta mencegah kemungkaran merupakan kewajiban dari setiap muslim, dan menjadi kunci mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dunia.

“Allah SWT menganjurkan umat muslim, untuk aktif berperan dalam menyebarkan kebaikan dan mencegah keburukan, sebagai bagian integral aktivitas kita dimuka bumi ini. Pentingnya berdakwah mengingatkan sesama manusia akan ajaran Islam serta memberikan dukungan aktif, mempromosikan nilai positif dalam masyarakat,” ucapnya.

Selain berdakwah, kata Badruddin, umat Islam juga diingatkan untuk saling mendukung satu sama lain dalam menjalankan perintah Allah SWT, solidaritas, gotongroyong, ditekankan sebagai fondasi utama dalam menciptakan kebahagiaan dan kesuksesan hidup dengan berkolaborasi dalam memerangi keburukan dan mempromosikan kebaikan, umat Islam diingatkan bahwa kebahagiaan sejati dan kesuksesan hidup dicapai.

“Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai contoh utama Islam untuk menumbuhkan pentingnya menarik perhatian penyampaikan pesan dengan cara yang mudah dicerna,” sambungnya.

Sekarang ini, lanjutnya, berdakwah dengan mengunakan media sosial telah menjadi salah satu sarana dalam upaya mendukung aspek kehidupan manusia. termasuk menyebarkan kabaikan dan mencegah keburukan.

Oleh karena itu, sambungnya, penggunaan media, seperti animasi, infografis, video dan media lainnya menjadi langkah kreatif dalam menyebarkan agama Islam, memanfaatkan bahasa yang sangat sederhana menghindari tag isitas berlebihan, akan memuat pesan dakwah lebih dapat diresapi audiens, edukasi terkait etika bermedia sosial dan cyber ethic menjadi hal yang tak kalah pentingnya.

“Dakwah di dunia maya harus dilandasi oleh nilai-nilai etika yang tinggi dengan menggunakan plaform digital dengan bijak dan menjaga integritas dalam berkomunikasi online,” pungkasnya.

Kemudian stratrgi kreatif dalam dakwah digital adalah memanfaatkan teknologi dengan bijak, kunci untuk mendapatkan manfaat maksimal dari perkembangan teknologi saat ini, tentukan dengan jelas penggunaan teknologi apakah itu peningkatkan produktifitas, memperluas pengetahuaan atau mengembangkan ketrampilan tertentu.

“Manfaat teknologi untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasi berbagi alat digital dapat membantu dalam barbagai proyek baik itu desain, atau pengembangan ide-ide yang lain,” tambahnya.

Kajian Integrasi Keilmuan yang dilaksanakan oleh Lembaga Kajian Aswaja, dengan topik: Dakwah di Era Digital: Strategi Kreatif dan Etika Bermedia Sosial, dihadiri oleh seluruh civitas akademika dan para mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali.

Rektor UIM Lantik Musbaing Sebagai Sekretaris Lembaga Aswaja

UIM NEWS – Rektor Universitas IsIam Makassar (UIM) Al-Gazali resmi melantik Musbaing, S.Pd.I.,M.Pd sebagai Sekretaris Lembaga Kajian Aswaja (LKIA)

Kegiatan pelantikan tersebut ditandai dengan pembacaan surat keputusan (SK) Rektor UIM Al-Gazali oleh Kepala Biro, Ahmad Najib, S.Ag., M.Ag di ruang rapat pimpinan Gedung Rektorat lantai 3, Kamis (23/11/2023).

Pelantikan Musbaing sebagai Sekretaris LKIA disaksikan langsung oleh Wakil Rektor l Dr. Ir. Ahmad Hanafie, ST., MT., IPM. Wakil Rektor II, Badruddin Kaddas, M. Ag.,Ph.D, Sekretaris Rektor, Dr. Ir. Musdalifa Mahmud, M.Si, Kepala Biro, Ahmad Najib, S.Ag., M.Ag, Kepala Lembaga Kajian Aswaja, Dr. H. Msykur Yusuf, S.Ag., M.Ag. para dekan dan wakil dekan.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., MA mengatakan Lembaga Kajian Aswaja merupakan lining sektor Keaswajaan.

“Artinya, Ahlussunnah wal Jama’ah ini, masuk kesemua sendi kehidupan berUIM, masuk ke kurikulumnya, masuk ke karakternya, masuk ke segala-galanya,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan kenerja dari Lembaga Aswaja, untuk merumuskan pedoman Keaswajaan yang dimasukkan kedalam kurikulum untuk diterapkan didalam kehidupan kampus.

“Ini amat penting, menjadi PR kita semua, terutama yang menjadi lining sektor, untuk mengawali Keaswajaan di UIM Al-Gazali,” ujarnya.

“Tugas yang diperhadapkan bagi Lembaga Aswaja, dalam melakukan pedoman Keaswajaan, untuk menjadi panduan berAswaja di UIM Al-Gazali ini,” sambungnya.

Prof. Muammar menegaskan kurikulum Keaswajaan harus diterapkan dengan dalam membentuk karakter mahasiswa yang bermartabat.

“Sekali lagi di kurikulum itu harus ada Aswaja, jadi menampakkan mana Keaswajaan di kurikulum, itu masuk dalam bentuk SKS,” imbuhnya.

Selain itu, kata Prof. Muammar, Lembaga harus memiliki kegiatan yang bersentuhan langsung dengan para pimpinan, para dekan, wakil dekan, prodi dan mahasiswa.

“Tentu, banyak kegiatan-kegiatan yang kita harapkan juga, itu dilaksanakan segera di Lembaga ini,” ucapnya.

Ia berharap dengan adanya pelantikan Sekretaris baru dapat memberikan dampak baik dalam menjalankan Lembaga Aswaja di UIM Al-Gazali.

“Pak Musbaing, bantu pak ketua, bantu tim dalam menjalankan Lembaga Aswaja kita, sekaligus berkerjasama dengan Wakil Rektor II dan Wakil Dekan II,” harapnya.

Diketahui Universitas IsIam Makassar atau disingkat sebagai UIM Al-Gazali merupakan Perguruan Tinggi dibawah naungan Nahdatul Utama (NU) berlandaskan pada IsIam Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) An-Nahdliyah.

Pelantikan Musbaing sebagai Sekretaris Lembaga Kajian Aswaja menggantikan Sekretaris sebelumnya dijabat oleh Dr. Jamadi.

UIMsmart News — Universitas Islam Makassar (UIM) akan menggelar Semaan Al Quran memperingati Haul ke-42 Allahyarham AGKH Muhyiddin Zain.

Pembukaan Semaan Quran akan dilaksanakan di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM Selasa (26/1/2021), pukul 13.00 wita (Ba’da Dhuhur) besok.

“Semaan quran sebagai bentuk syukur dan penghargaan atas jasa Amarhum Allahumma Yarham AGKH Muhyiddin Zain,” jelas Ketua Lembaga Aswaja UIM, Drs. KH Maskur Yusuf MAg, sebagai pelaksana kegiatan.

KH Muhyiddin meninggal pada 26 Januari 1979. Merupakan tokoh NU generasi kedua di Sulsel yang meletakkan dasar-dasar pendidikan tinggi di Sulsel hingga ke timur Indonesia. 

Dalam dunia pendidikan, ayahanda Rektor UIM DR Ir Hj A Majdah M Zain itu merupakan Rektor ke-2 IAIN (UIN) Alauddin (UIN), pendiri dan Rektor pertama UNNU, lalu kemudian UNIZAL, saat ini UIM.

Panitia pelaksana Haul ke-42 KH Muhyiddin Zain akan melaksanakan acara puncak haul pada  momentum hari lahirnya Nahdlatul Ulama yang ke-95, 31 Januari 2021, mendatang.

Mengawali agenda haul ke-42 itu, panitia melaksanakan Khatamab Al Quran Akbar, pembukaannya dilaksanakan besok.

Panitia mencatat sudah ada 54 Halaqah Khatama Al Quran berdasarkan komunitas, mulai dari pimpinan UIM, seluruh fakultas di UIM, STAIS Al Gazali se-Sulsel, UIN, Penguris Wilayah Muslimat Sulsel dan pengurus cabang se-Sulsel, Forum Kajian Cinta Al Quran se-Sulsel, hingga sejumlah pondok pesantren.■

UIMsmart News — Ketua Lembaga Pengkajian Aswaja Universitas Islam Makassar (UIM) H Maskur Yusuf dilantik sebagai Ketua Angkatan Muda Haji Indonesia (AMHI) Sulsel.

Pelantikan pengurus AMHI Sulsel periode 2021-2026 oleh Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Prof DR Ir HM Nurdin Abdullah diwakili Wakil Ketua IPHI Sulsel DR H Abubakar Wasahua di Hotel Horison, Makassar, Kamis (14/1/2021).

“Yang akan dilakukan AMHI Sulsel yakni membina ummat Islam agat bisa naik haji dan yang telah berhaji dipertahankan ke mabrur-nya,” jelas Imam Masjid Al Markaz Makassar tersebut.

AMHI merupakan organisasi otonom dan sayap dari IPHI. Pengurus AMHI Sulsel didominasi oleh para pemilik travel haji dan umrah. Pada kesempatan tersebut hadir mewakili gubernur Sulsel Kabiro Kesra Suherman MM, Kakanwil Depag Sulsel diwakili H Rappe yang juga merupakan Sekwil IPHI Sulsel.

Secara nasional AMHI sudah terakui namun di tingkat wilayah belum merata pembentukannya. “Untuk itu AMHI Sulsel harus menjadi inspirasi bagi pembentukan AMHI di wilayah lain,” harap Abubakar.

Abubakar yang juga Ketua Parmusi Sulsel itu menitipkan tiga harapan bagi AMHI Sulsel, pertama akan membantu IPHI sebagai organisasi kebajikan independen yang memiliki kekuatan.

“Agar kuat dan tidak sakit-sakitan jurusnya dengan cara silaturahmi di antara kita, sehingga lahir pemikiran cerdas untuk tanggungjawab keummatan,” jelasnya.

AMHI Sulsel juga harus memiliki pengurus yang memiliki integritas keummatan, moralitas dan kapabilitas yang unggul. “Yang ketiga agar AMHI Sulsel melaksanaan program yang cerdas yang sesuai kebutuhan ummat dilandasi integritas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Nurdin Abdullah juga berharap agar AMHI visioner terutama membantu pemprov mengatasi daftar tunggu haji di Sulsel.■ fir