Pembentukan Tim Seleksi Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Kampus UIM

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali tengah melakukan pembentukan tim seleksi untuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual, atau lebih dikenal sebagai (Satgas PPKS) di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Gedung Rektorat, Kamis (18/04/2024).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen UIM Al-Gazali dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif bagi semua mahasiswa dan staf.

Tim seleksi Satgas PPKS ini akan bertanggung jawab untuk memilih anggota yang akan bergabung dalam Satuan Tugas, yang akan fokus pada pencegahan dan penanganan kasus-kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Proses seleksi ini akan memperhatikan integritas, kepekaan, dan dedikasi calon anggota tim untuk menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan dan diskriminasi.

Wakil Rektor II UIM Al-Gazali, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D mengatakan komitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman bagi semua anggota komunitas kami. Pembentukan Satuan Tugas ini adalah langkah nyata kami dalam mewujudkan komitmen tersebut,” ujarnya.

Tim seleksi ini terdiri dari para Wakil Rektor, Kepala Biro, Direktur Pascasarjana, Dekan Fakultas dan Kepala Bagian. Mereka akan mengevaluasi calon anggota tim berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, termasuk pengalaman, pengetahuan, dan komitmen terhadap penanganan kekerasan seksual.

Selain itu, UIM Al-Gazali juga berencana untuk memberikan pelatihan dan dukungan terus-menerus kepada anggota Satuan Tugas, sehingga mereka dapat menjalankan tugas mereka dengan efektif dan sensitif terhadap kebutuhan individu yang terkena dampak kekerasan seksual.

“Pendidikan dan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual akan menjadi fokus utama dari Satuan Tugas ini. Kami akan bekerja sama dengan seluruh komunitas kampus untuk memastikan bahwa setiap individu merasa didengar, didukung, dan dilindungi,” Kata Fathuddin, S.Sos, Kepala Bagian Kemahasiswaan UIM Al-Gazali.

Pembentukan tim seleksi ini menandai langkah signifikan dalam upaya UIM Al-Gazali untuk menghadirkan perubahan positif dalam perlindungan dan pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan tinggi. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, diharapkan bahwa Satuan Tugas ini akan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kampus yang aman dan inklusif bagi semua.

UIM Buka Beasiswa Rekomendasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali kembali meneguhkan komitmennya dalam mendukung pendidikan yang inklusif dan berkeadilan dengan membuka program beasiswa baru.

Beasiswa ini merupakan inisiatif UIM Al-Gazali untuk mendukung para mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dukungan langsung dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) atau Banom.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M. Ag, mengumumkan peluncuran program beasiswa ini sebagai bagian dari upaya terus-menerus universitas untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan.

“Kami sangat bangga mengumumkan pembukaan program beasiswa rekomendasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama untuk mahasiswa UIM Al-Gazali. Hal ini sejalan dengan misi universitas kami untuk memberikan kesempatan pendidikan kepada semua, tanpa memandang latar belakang ekonomi,” ujarnya, Kamis (18/04/2024).

Program beasiswa ini akan memberikan bantuan keuangan kepada mahasiswa yang telah direkomendasikan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama setempat. Kriteria seleksi akan meliputi prestasi akademik, kebutuhan ekonomi, dan potensi kontribusi sosial.

Para calon penerima beasiswa diundang untuk mengajukan aplikasi melalui situs resmi UIM . Proses seleksi akan dilakukan oleh tim khusus yang telah ditunjuk oleh universitas, dengan pengawasan langsung dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama setempat.

Deadline pengajuan aplikasi dan detail lebih lanjut mengenai persyaratan beasiswa akan segera diumumkan melalui kanal resmi universitas dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama setempat.

Program beasiswa rekomendasi dari Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama ini menjadi salah satu langkah konkrit dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang merata dan berkelanjutan di Indonesia.

Syarat Penerima Penerimaan Beasiswa Rekomendasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau Banom

  1. Utusan dari pengurus cabang NU Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan, maksimal 5 mahasiswa setiap Pengurus Cabang.
  2. Utusan dari Pimpinan Wilayah NU atau Badan Otonom NU Provinsi Sulawesi Selatan, maksimal 5 mahasiswa setiap Pengurus Wilayah NU/Banom NU.
  3. Menunjukkan bukti rekomendasi NU yang ditanda tangani Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah atau rekomendasi Banom yang ditanda tangani Ketua dan Sekretaris.
  4. Menanda tangani surat perjanjian mempertahankan prestasi (IPK 3,0) selama study.
  5. Menanda tangani surat pernyataan siap mengikuti proses pembinaan mahasiswa Universitas Islam Makassar.
  6. Lulus seleksi tes Kesehatan bagi Calon Maba Prodi Keperawatan, Kebidanan Farmasi, Kimia.
  7. Mengikuti Test Wawancara

Link Pendaftaran: https://pmbuimmakassar.ac.id/

UIM Libatkan 54 Praktisi Kenalkan Mahasiswa Dunia Kerja

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali bersama dengan Praktisi Mengajar Angkatan 4 (PM 4) melakukan penandatanganan Implementation Arragement (IA) Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024 di di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Gedung Rektorat, Rabu (17/04/2024).

Penandatanganan Implementation Arragement (IA) langsung oleh Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag dengan perwakilan Praktisi Mengajar Angkatan 4.

Penandatanganan IA ini dasaksikan langsung oleh Wakil Rektor II, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D, Sekretaris Rektor. Dr. Ir. Musdalipa Mahmud, M.Si., Kepala Biro, Ahmad Najib, S.Ag., M.Pd, Dekan Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra, Dr. Mulyadi, M.Pd., Kepala Bagian Tridharma dan PDPT, Koordinator Perguruan Tinggi Program Praktisi Mengajar Angkatan 4, Para dosen Program Praktisi Mengajar 4 dan Para Praktisi.

Kegiatan Penandatanganan IA ini ditandai dengan kegiatan Kick Off Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024 Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali yang merupakan bagian dari komitmen melahirkan alumni berkualitas dan siap kerja.

Dalam sambutanya, Prof. Muammar menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas partisipasi Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Karena ini adalah kolaborasi antara dosen dan praktisi yang disebut dalam satu kegiatan praktisi mengajar. Dua komponen ini memang seharusnya secara integratif melakukan pencerahan kepada mahasiswa. Pertama, dosen itu sendiri karena dosen yang selama ini berhadapan di bangku perkuliahan mencoba melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya normatif tentunya yang kalau dibantu dengan praktisi itu pasti memberi satu efek yang luar biasa bagi anak-anak kita ini, bagi para mahasiswa,” pungkasnya.

Ia juga berharap Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024 ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi pengembang pendidikan di UIM Al-Gazali.

“Jadi sungguh luar biasa kegiatan kita ini dan saya berharap semester depan kalau semester ini sekitar 70-an praktisi yang masuk di kampus, maka semester depan saya berharap harus lebih dari 100 orang. Dan itu tentunya karena ini juga ada penilaian IKU ya artinya semakin banyak stakeholder dari praktisi yang berkecimpung masuk di dunia kampus itu menunjukkan bahwa kampus itu sehat secara akademis,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Perguruan Tinggi Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, St. Aminah Ali, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporanya menyampaikan sebanyak 8.680 dari 27.336 yang tertrik ke UIM Al-Gazali.

“Perlu kami sempaikan kepada pimpinan Universitas. Untuk di akun Universitas Islam Makassar itu akun dosen itu sebanyak 53. Dan untuk di PM 4 naik menjadi 108. Dan pengusulan RKK pada PM 3 itu 51 dan yang lolos seleksi itu 20 RKK. Sedangkan untuk di PM 4 pengusulan RKK sebanyak 169 dan yang lolos seleksi itu 54. Dan di 54 ini dan alhamdulillah juga ada kenaikan secara signifikan bahwa hampir lebih dari 50 persen kenaikannya,” ujarnya

Tapi sebenarnya seandainya tidak ada perubahan lebih dari 54 RKK yang lolos. Jadi kami juga sangat mohon maaf yang sebesar-besarnya karena ini bukan juga kami dari pihak universitas yang menentukan lolos tidaknya antara RKK,” tambahnya.

Salah satu peserta praktisi mengajar anggkatan 4 UIM Al-Gazali, Hartini Mauna, S.Pd., M.Pd yang juga merupakan UPT SPF SMP Negeri IV Makassar dalam testimoninya mengatakan dirinya merasa sangat diberikan kesempatan untuk berbagai denga mahasiswa melalui prorgam prakrtisi mengajar.

“Di semester kemarin, saya bisa join dengan tiga mata kuliah di mana saya sangat senang sekali. Kenapa? Karena seperti yang kita ketahui, saya sebagai pendidik, sebagai guru tidak pernah berhenti untuk belajar. Dengan praktisi mengajar ini, saya menjadi lebih meng-update diri, meng-update ilmu. Dimana mata kuliah yang sebelumnya saya ampu dulu di kampus,” ujarnya.

Kegiatan Kick Off ini dihadiri oleh peserta dan dilaksanakan secara luring dan daring melalui platform zoom. Peserta terdiri dari dosen praktisi dan dosen pendamping yang terlibat dalam Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024.

UIM Gelar Kegiatan Kick Off Program Praktisi Mengajar Angkatan 4

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali mengelar kegiatan Kick Off Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 (PM 4) Tahun 2024 di di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Gedung Rektorat, Rabu (17/04/2024).

Kegitan Kick Off Praktisi Mengajar (PM 4) ini dibuka langsung oleh Rektor Univeritas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag yang didampingi oleh Wakil Rektor II, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D, Sekretaris Rektor. Dr. Ir. Musdalipa Mahmud, M.Si., Kepala Biro, Ahmad Najib, S.Ag., M.Pd, Dekan Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra, Dr. Mulyadi, M.Pd.

Koordinator Perguruan Tinggi Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, St. Aminah Ali, S.Kep., Ns., M.Kes, menyampaikan program praktisi mengajar adalah merupakan salah satu pendorong kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dengan dunia industri pekerjaan, terkait apa yang telah dikemukakan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan, Kesejahteraan, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim.

“Bapak Menteri Pendidikan Kebudayaan, Kesejahteraan, dan Teknologi, Bapak Nadiem Anwar Makarim, yang berpendapat bahwa dengan kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dari dunia industri, saya yakin kita bisa memenuhi kemuliaan dunia dan bergerak secara spesial mewujudkan menurut saya belajar. Karena memang praktis mengajar ini, inisiasi dari temen perspektifi, agar lulusan perburuan tinggi bisa lebih siap untuk masuk ke dunia kerja,” ujaranya

Ia juga mengatakan dengan adanya Program ini juga mendorong kolaborasi aktif antara praktisi yang ahli dengan dosen agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna, agar terciptanya kolaborasi antara aktivitas akademika perburuan tinggi dan profesional di dunia kerja.

“Program ini diinisiasi sebagai tanggapan terhadap kebutuhan akan kurikulum yang relevan dan peningkatan keterampilan praktis bagi para mahasiswa. Dengan menghadirkan praktisi yang aktif di lapangan, kampus menghadirkan perspektif yang lebih aktual dan aplikatif dalam proses belajar mengajar,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Muammar menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas partisipasi Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Karena ini adalah kolaborasi antara dosen dan praktisi yang disebut dalam satu kegiatan praktisi mengajar. Dua komponen ini memang seharusnya secara integratif melakukan pencerahan kepada mahasiswa. Pertama, dosen itu sendiri karena dosen yang selama ini berhadapan di bangku perkuliahan mencoba melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya normatif tentunya yang kalau dibantu dengan praktisi itu pasti memberi satu efek yang luar biasa bagi anak-anak kita ini, bagi para mahasiswa,” pungkasnya.

Salah satu peserta praktisi mengajar anggkatan 4 UIM Al-Gazali, Hartini Mauna, S.Pd., M.Pd yang juga merupakan UPT SPF SMP Negeri IV Makassar dalam testimoninya mengatakan dirinya merasa sangat diberikan kesempatan untuk berbagai denga mahasiswa melalui prorgam prakrtisi mengajar.

“Di semester kemarin, saya bisa join dengan tiga mata kuliah di mana saya sangat senang sekali. Kenapa? Karena seperti yang kita ketahui, saya sebagai pendidik, sebagai guru tidak pernah berhenti untuk belajar. Dengan praktisi mengajar ini, saya menjadi lebih meng-update diri, meng-update ilmu. Dimana mata kuliah yang sebelumnya saya ampu dulu di kampus,” ujarnya.

Kegiatan Kick Off ini dihadiri oleh peserta dan dilaksanakan secara luring dan daring melalui platform zoom. Peserta terdiri dari dosen praktisi dan dosen pendamping yang terlibat dalam Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024.

Rektor UIM Buka Kegiatan Kick Off Program Praktisi Mengajar Angkatan 4

UIM NEWS – Rektor Univeritas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag secara resmi membuka kegiatan Kick Off Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 (PM 4) Tahun 2024 di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Gedung Rektorat, Rabu (17/04/2024).

Kegiatan Kick Off ini dihadiri oleh peserta dan dilaksanakan secara luring dan daring melalui platform zoom. Peserta terdiri dari dosen praktisi dan dosen pendamping yang terlibat dalam Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag didampingi Wakil Rektor II, Badruddin Kaddas, M.Ag., Ph.D, Sekretaris Rektor. Dr. Ir. Musdalipa Mahmud, M.Si., Kepala Biro, Ahmad Najib, S.Ag., M.Pd, Dekan Fakultas Keguruan, Ilmu Pendidikan, dan Sastra, Dr. Mulyadi, M.Pd.

Dalam sambutanya, Prof. Muammar menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya atas partisipasi Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Karena ini adalah kolaborasi antara dosen dan praktisi yang disebut dalam satu kegiatan praktisi mengajar. Dua komponen ini memang seharusnya secara integratif melakukan pencerahan kepada mahasiswa. Pertama, dosen itu sendiri karena dosen yang selama ini berhadapan di bangku perkuliahan mencoba melakukan kegiatan-kegiatan yang sifatnya normatif tentunya yang kalau dibantu dengan praktisi itu pasti memberi satu efek yang luar biasa bagi anak-anak kita ini, bagi para mahasiswa,” pungkasnya.

Ia juga berharap Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Tahun 2024 ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kontribusi positif bagi pengembang pendidikan di UIM Al-Gazali.

“Jadi sungguh luar biasa kegiatan kita ini dan saya berharap semester depan kalau semester ini sekitar 70-an praktisi yang masuk di kampus, maka semester depan saya berharap harus lebih dari 100 orang. Dan itu tentunya karena ini juga ada penilaian IKU ya artinya semakin banyak stakeholder dari praktisi yang berkecimpung masuk di dunia kampus itu menunjukkan bahwa kampus itu sehat secara akademis,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Perguruan Tinggi Program Praktisi Mengajar Angkatan 4 Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, St. Aminah Ali, S.Kep., Ns., M.Kes, dalam laporanya menyampaikan sebanyak 8.680 dari 27.336 yang tertrik ke UIM Al-Gazali.

“Perlu kami sempaikan kepada pimpinan Universitas. Untuk di akun Universitas Islam Makassar itu akun dosen itu sebanyak 53. Dan untuk di PM 4 naik menjadi 108. Dan pengusulan RKK pada PM 3 itu 51 dan yang lolos seleksi itu 20 RKK. Sedangkan untuk di PM 4 pengusulan RKK sebanyak 169 dan yang lolos seleksi itu 54. Dan di 54 ini dan alhamdulillah juga ada kenaikan secara signifikan bahwa hampir lebih dari 50 persen kenaikannya,” ujarnya

Tapi sebenarnya seandainya tidak ada perubahan lebih dari 54 RKK yang lolos. Jadi kami juga sangat mohon maaf yang sebesar-besarnya karena ini bukan juga kami dari pihak universitas yang menentukan lolos tidaknya antara RKK,” tambahnya.

Gelar Halal bi Halal, Rektor UIM Prof Muammar Ajak Dosen Lakukan Perubahan

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) melaksanakan kegiatan Halal bi Halal dan silaturahmi Idul Fitri 1445 H, yang diikuti oleh seluruh civitas akademika, dan juga sebagai tanda kembali dimulainya aktivitas, di Auditorium KH. Muhyiddin Zain, Selasa (16/04/2024).

Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag mendorong, agar Halal bi Halal adalah momentum untuk mengevaluasi diri, dari apa yang sudah dilakukan selama bulan Ramadhan, dan melanjutkan bahkan meningkatkannya di masa mendatang.

Menurutnya, di bulan Syawal agar dimulai dan seterusnya, dapat dihiasi dengan perbuatan-perbuatan yang penuh dengan pengabdian baik kepada umat sebagai salah satu pemangku kepentingan UIM Al-Gazali maupun pengabdian yang tulus dan penuh dengan kerendahan hati kepada Allah SWT sebagai bentuk tunduk dan bergantung kepada-Nya.

“Di bulan Syawal ini kita usahakan tetap istiqomah atau konsisten dalam melakukan aktifasi niat baik dan pelaksanaan ibadah wajib maupun sunnah yang lebih istiqomah,” ujarnya.

Rektor juga berpesan, kepada sivitas akademika UIM Al-Gazali, yakni kepada tenaga kependidikan agar melayani mahasiswa dengan baik, ramah dan sopan sebagai aktivitas mulia bernilai ibadah yang diberikan kepada para mujahid penuntut ilmu.

Sedangkan untuk para Dosen, pesan Rektor agar tetap berada pada jalur pewaris ilmu dan hikmah kepada mahasiswa dan masyarakat, pengembangan sayap peradaban.

Untuk itu diperlukan sikap dan keteladanan. Pengembangan majelis ilmu dan ragam aktifitas keilmuan lainnya, dan hal tersebut harus tetap dilakukan dengan istiqomah.

“Hindari perbuatan-perbuatan yang tidak bernilai sedikitpun, fokuslah dalam pembinaan akademik untuk diri sendiri dan kemajuan mahasiswanya,” ujarnya.

“Poin-poin inilah yang harus dipegang, dan tentu jika semuanya dibarengi dengan niat lurus dan ketulusan dalam mengerjakannya maka Insya Allah fitrah kita sebagai manusia untuk selalu mengabdi kepada Allah SWT akan tetap terjaga,” tambahnya.

UIM Gelar Halal bi Halal, Rektor Prof Muammar: Syawal Bulan Penigkatan

UIM NEWS – Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag menekankan pentingnya dengan momentum Halal bi Halal di bulan Syawal penuh dengan peningkatan, terutama dalam menigkatkan tridharma perguruan tinggi.

Menurutnya, bulan Syawal adalah bulan peningkatan dalam melakukan aktifitas ibadah secara sosial, terutama dalam penikatan tridharma perguruaan tinggi.

“Kalo di bulan Ramadhan kita melakukan ibadah spritual secara pribadi, kalo di bulan Syawal ini kita lebih melakukan ibadah secara menyelururuh, bulan peninkatan, meningkat dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi,” pungkasnya.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan Halal bi Halal, yang oleh seluruh pimpinan, dosen, staf tenaga pendidikan, mahasiswa Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali di Auditorium KH Muhyiddin Zain, Selasa (16/04/2024).

Prof. Muammar juga menekankan pentingnya kekompakan dalam membangun kampus yang berprestasi untuk menjalankan tridharma perguruan tinggi, meliputi pengajaran, pengabdian, dan penelitian kepada masyarakat.

“Jadi di bulan Syawal ini semua harus meningkat, meningkat pengajaran kita, meninggkat penelitian kita, dan meningkat pengabdian kita kepada masyarakat,” ujarnya.

Acara halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang untuk bersilaturahim, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan keakraban antara semua elemen di lingkungan kampus.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaa dalam meningkatkan kereatifitas kita menerapkan tridharma perguruan tinggi.

“UIM adalah tempat belajar yang menghormati keberagaman. Mari kita jaga kebersamaan dan saling menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Dengan penuh kehangatan dan kekompakan, acara halal bi halal di UIM Al-Gazali sukses terselenggara, meninggalkan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta.

Semangat persaudaraan dan kebersamaan yang terpancar dari acara ini menjadi modal berharga dalam perjalanan akademik dan pengembangan diri di Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali.

UIM Mencatat Kekompakan dalam Acara Halal Bi Halal

UIM NEWS – Dalam momentum berbahagia Idulfitri, Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali menggelar acara Halal bi Halal yang penuh makna di Auditorium KH. Muhyiddin Zain-UIM, Selasa (16/04/2024).

Acara Halal bi Halal ini dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali beserta jajaran pimpinan, dosen, staf tanaga pendidikan, dan mahasiswa, yang menyatukan komunitas kampus dalam semangat kebersamaan dan silaturahim.

Dalam sambutannya, Rektor UIM Al-Gazali, Prof. Dr. H. Muammar Bakry, Lc., M.Ag menekankan pentingnya kekompakan dalam membangun kampus yang berprestasi.

“Kita adalah satu keluarga besar UIM Al-Gazali, dan kekompakan adalah kunci kesuksesan kita. Dalam kebersamaan, kita bisa mencapai lebih banyak hal,” katanya.

Acara halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang untuk bersilaturahim, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan keakraban antara semua elemen di lingkungan kampus.

Prof. Muammar juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaa dalam meningkatkan kereatifitas kita menerapkan tridharma perguruan tinggi.

“UIM adalah tempat belajar yang menghormati keberagaman. Mari kita jaga kebersamaan dan saling menghargai satu sama lain,” ujarnya.

Dengan penuh kehangatan dan kekompakan, acara halal bi halal di UIM Al-Gazali sukses terselenggara, meninggalkan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta.

Semangat persaudaraan dan kebersamaan yang terpancar dari acara ini menjadi modal berharga dalam perjalanan akademik dan pengembangan diri di Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali.

Ratusan Jamaah Meriahkan Shalat Idul Fitri di Masjid Kampus UIM

UIM NEWS – Suasana kegembiraan dan kesyukuran memenuhi Masjid Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali pada pagi hari ini saat ribuan jamaah, civitas akademika dan mahasiswa berkumpul untuk melaksanakan shalat Idul Fitri 1445 H, Rabu (10/04/2024).

Dengan semangat yang penuh, mereka merayakan kemenangan setelah menyelesaikan ibadah puasa selama sebulan penuh.

Sejak pagi-pagi buta, jamaah mulai memadati Masjid, memenuhi ruang shalat serta area sekitarnya yang telah ditentukan oleh panitia di anjungan gedung rektorat lantai 3 UIM Al-Gazali. Mereka datang dengan penuh semangat, mengenakan pakaian terbaik mereka sebagai bentuk kegembiraan atas momen fitri ini.

Suasana haru dan kekhusyukan semakin terasa ketika Imam, Ustad Drs. H. Hasan Basri Arfah memimpin jamaah dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri. Dengan suara yang merdu, ayat-ayat suci Al-Quran berkumandang di sepanjang ruang shalat, menyatukan hati dan pikiran para jamaah dalam ibadah yang penuh makna.

Kehadiran para mahasiswa dan dosen Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali turut memberikan warna tersendiri dalam momen ini. Mereka berbaur dengan masyarakat umum, saling mengucapkan “Selamat Idul Fitri” dan berbagi kebahagiaan dalam semangat persaudaraan yang tinggi.

Ketua Badan Pelaksana Harian Yayasan Al-Gazali, Universitas Islam Makassar, Prof. Dr. Ir. Hj. A. Majdah M. Zain, M.Si turut hadir dalam shalat Idul Fitri kali ini. Ia menyampaikan pesan-pesan kebersamaan, perdamaian, dan persaudaraan kepada seluruh jamaah yang hadir.

“Semoga momentum Idul Fitri ini menguatkan tali silaturahmi di antara kita semua dan membawa berkah serta kebahagiaan bagi seluruh umat Muslim di seluruh dunia,”ucapnya.

Shalat Idul Fitri di Masjid Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali tidak hanya menjadi ibadah rutin, tetapi juga menjadi ajang untuk mempererat tali persaudaraan, meningkatkan kebersamaan, dan merayakan keagungan Allah SWT.

Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, tidak hanya di Kota Makassar, tetapi juga di seluruh Indonesia.

Mantan Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang Shalat Idul Fitri di Masjid Ash-Shahabah UIM

UIM NEWS – Mantan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Ir. H. Agus Arifin Nu’mang, M.S menghadiri shalat Idul Fitri 1445 H di Masjid Ash-Shahabah Kampus Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali, Rabu (10/04/2024).

Dalam momen yang penuh kekhidmatan tersebut, Agus Arifin Nu’mang turut merayakan hari yang fitri bersama jamaah, civitas akademika serta mahasiswa UIM Al-Gazali.

Pada hari yang suci ini, Agus Arifin Nu’mang, yang telah menjabat sebagai Wakil Gubernur sebelumnya sejak 2008 hingga 2018 bersama dengan keluarganya, memilih untuk merayakan Idul Fitri di tengah-tengah atmosfer spiritual yang tercipta di Masjid Ash-Shahabah Kampus UIM Al-Gazali.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim yang hadir, serta berpesan tentang pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah-tengah perbedaan.

“Selamat merayakan hari raya Idul Fitri, semoga kita semua kembali fitra seperti bayi yang baru lahir,” ucapnya.

Selai sebagai wakil rakyat, Agus Arifin Nu’mang dikenal sebagai sosok yang selalu mendukung kegiatan keagamaan dan kegiatan kemasyarakatan. Kehadirannya di Masjid Ash- Shahabah Kampus UIM Al-Gazali tidak hanya menjadi momen untuk menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berinteraksi dan bertukar pikiran dengan mahasiswa serta jamaah yang hadir.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, para jamaah, cicvitas akademika dan mahasiswa UIM Al-Gazali menyambut kedatangan Agus Arifin Nu’mang dengan hangat dan penuh kegembiraan.

Kehadiran tokoh publik seperti beliau di acara keagamaan semacam ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan semangat bagi seluruh jamaah, terutama generasi muda, untuk terus mengembangkan nilai-nilai keagamaan dan kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Shalat Idul Fitri di Masjid Ash-Shahabah UIM Al-Gazali tahun ini tidak hanya menjadi momen untuk merayakan kemenangan setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat tali persaudaraan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerukunan antar umat beragama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan damai.

Dengan kehadiran tokoh seperti Agus Arifin Nu’mang di tengah-tengah masyarakat, diharapkan semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar, dapat terus diperkokoh dan dijadikan sebagai landasan dalam membangun sebuah masyarakat yang lebih baik di masa depan.