Wisuda UIM Al Gazali Bertepatan Milad ke-58, Cetak 393 Lulusan Baru

UIM NEWS – Universitas Islam Makassar (UIM) Al-Gazali resmi melepas sebanyak 393 peserta wisudawan untuk program Sarjana, Profesi dan Pascasarjana dalam periode II wisuda Tahun Ajaran 2023/2024.

Sebanyak 393 peserta tersebut berasal dari 9 fakultas berbeda, antara lain Pascasarjana, Agama, Pertanian, Sospol, FKIPS, MIPA, Kesehatan, Hukum hingga Teknik.

Rektor UIM Al-Gazali, Prof Muammar Bakry, mengungkapkan bahwa agenda wisuda kali ini terasa spesial karena dirangkaikan dengan milad yang ke-58 tahun bagi kampus yang beralamat di Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9 tersebut.

“Alhamdulillah, tahun ini bertepatan dengan Milad UIM Al-Gazali yang ke-58. UIM Al-Gazali didirikan sejak tahun 1966 sekitar bulan Februari,” ungkap Prof Muammar di Hotel Dalton Makassar, Rabu (12/06/2024).

Prof Muammar menambahkan, bahwa awalnya UIM Al-Gazali memiliki nama hasil kolaborasi antara Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), sebelum akhirnya diubah menjadi Universitas Islam Makassar pada tahun 2000.

“Kemudian disepakati UIM Al-Gazali, tanggal 6 bulan 6, tahun 1966, jadi semuanya angka enam. Maka yang wisuda hari ini bertepatan dengan umur UIM Al-Gazali dengan tiga kali enam. Enam itu menunjukkan angka kesempurnaan,” tuturnya.

Prof Muammar juga mengatakan, bahwa gelar sarjana bagi seseorang memiliki tempat yang begitu tinggi bagi Allah SWT, begitu pula dalam kehidupan bermasyarakat.

“Saya sangat berharap kepada anak-anakku sekalian, jadilah sarjana yang yang berharkat, sarjana yang selalu bergerak karena dengan bergerak, maka ada keberkahan,” kata Prof Muammar.

“Kita hidup karena ada gerakan, tidak mungkin kita bisa hadir di muka bumi ini kalau tidak ada gerakan-gerakan yang mendahuluinya,” tambahnya.

Selain itu, Prof Muammar menekankan, bahwa untuk menjadi seorang sarjanawan yang berharkat dengan terus bergerak, agar apa yang diinginkan dapat menjadi kenyataan.

“Jadilah sarjana-sarjana yang berharkat. Harkat itu artinya bergerak. Maka jadilah sarjana yang selalu bergerak, karena bergerak adalah keberkahan,” tegasnya.

“Silahkan mainkan piano kehidupan, hanya ada warna hitam dan putih, kalau kalian gerakkan piano itu akan terdengar suara melodi yang indah, jika kamu ingin membuat mimpi mu menjadi kenyataan, hal pertama yang kamu mesti lakukan adalah bergerak, bergerak dan bergerak,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LDDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, A Lukman, mengatakan bahwa UIM Al-Gazali telah menorehkan sejumlah prestasi dari hasil kerja keras dan ikhlas mereka.

“Betapa Universitas Islam Makassar ini telah bekerja keras, bekerja ikhlas, bekerja cerdas dan tentunya bekerja tuntas sekali,” ucapnya.

Oleh karena itu, Lukman mengucapkan banyak terima kasih kepada civitas akademika Universitas Islam Makassar atas sejumlah prestasi dalam meningkatkan dunia pendidikan yang telah diraihnya selama ini.

“Oleh karena itu terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada civitas akademika UIM yang menorehkan prestasi luar biasa,” kata Lukman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulawesi Selatan, M Iqbal Suaeb, hadir untuk membacakan pesan dari PJ Gubernur Sulsel, Prof Zaidan Arif Fakrullah bagi para wisudawan dan tamu undangan.

“Atas nama pemerintah provinsi Sulawesi Selatan mengucapkan semangat dan sukses, semoga saja momentum ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus bergerak, meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi yang lebih bagi pembangunan bangsa,” tegasnya.