UIM Menuju Perguruan Tinggi Terbaik

Oleh : Hj Fatimah Kalla, Ketua Yayasan Al Gazali UIM

UIM News — Sudah lebih setahun kita bersama-sama menghadapi pandemi Covid -19 secara global, dimana sektor pendidikan juga menghadapi banyak tantangan dalam penyelenggaraannya yang tidak boleh mengadakan kegiatan tatap muka.

Semua aktivitas perkuliahan, praktik, dan lain lain harus melalui online.

Tetapi , Alhamdulillah semua bisa kita hadapi dengan baik walaupun masih banyak kekurangan-kekurangannya dan mahasiswa/mahasiswi dapat menyelesaikan masa pendidikan dan bisa diwisuda.

Alhamdulillah juga tanpa terasa sudah 55 tahun sejarah keberadaan UIM mulai dari Akademi Dakwah menjadi fakultas dakwah UNNU kemudian menjadi STID AlGazali kemudian UNIZAI kemudian menjadi lagi STIP dan STID ALl-Gazali dan akhirnya tahun 2000 menjadi UIM.

Dengan segala macam tantangan dan problem-problemnya , tapi eksistensi UIM sebagai salah satu perguruan tinggi yang dirintis oleh jamaah NU Sulsel tetap bisa dipertahankan dan berkembang sampai saat ini.

Insya Allah bersama kita semua, UIM akan menjadi salah satu perguruan tinggi yang terbaik di Indonesia timur maupun di Indonesia.

Salah satunya saat ini pembangunan kampus kita perbaiki terus menerus sebagai kampus modern sesuai tuntutan zaman yang sangat berkembang.

Penampilan kampus UIM dari depan sudah sangat berubah, yang bisa mendukung sebagai kampus merdeka. Tidak hanya sarana dan prasarana kampus tetapi penguatan sumber daya manusia, peningkatan manajemen pengelolaan, pengembangan program unggulan sebagai kekhususan UIM, maupun kerjasama dengan berbagai pihak, pemerintah maupun swasta, dalam maupun luar negeri.

Kerjasama-kerjasama ini kedepan harus terus ditingkatkan sehingga dapat membawa lembaga tercinta ini menjadi lebih baik dan lebih maju sesuai dengan harapan dan cita-cita kita semua.

Upaya-upaya tersebut tidak lain adalah untuk mewujudkan visi dan misi didirikannya UIM yang secara terus menerus harus kita perjuangkan dan dipertahankan eksistensinya.

Terkhusus tentang program unggulan sebagai kekhususan UIM, melihat sejarah berdirinya diawali dengan “Akademi Da’wah” tahun 1966 dan STIP sebagai cikal bakal UIM pada tahun 1984.

Maka saya berpikir Fakultas Agama dan Fakultas Pertanian harus kita perkuat dan kembangkan untuk menjadi fakultas-fakultas unggulan yang terbaik dan menghasilkan alumni-alumni yang kompeten di bidangnya.

Fakultas Agama dengan nilai-nilai ASWAJA yang menjadi karakter/akhlak yang bisa membantu ummat.

Fakultas Pertanian, yang dulu diawali dan terkenal dengan STIP (1984) mari kita perkuat kembali disesuaikan dengan perkembangan pertanian modern yang berkualitas dengan produktivitas yang tinggi.

Apalagi dengan kehadiran Bapak Menteri Pertanian yang kita hormati dan cintai saat wisuda UIM, yang sangat concern dengan kemajuan pertanian Indonesia terkhusus di Sulawesi. Insya Allah, beliau pasti mendukung dan mensupport niat dan cita-cita kita semua.

Kepada seluruh alumni UIM yang diwisuda saat ini, kami harapkan semuanya dapat mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh sesuai dengan kelulusan saudara/saudari saat ini untuk menjadi cahaya yang tiada pudar bagi kebutuhan masyarakat, bangsa dan agama.■ fir

*) Disarikan dari pidato di Wisuda dan Dies Natalis UIM Sabtu 5 Juni 2021