Transformasi Paradigma dan Peradaban Baru UIM

Oleh : DR Hj A Majdah M Zain MSi, Rektor Universitas Islam Makassar (UIM)

UIM News — Tanpa terasa Universitas Islam Makassar (UIM) telah memasuki usia yang ke 55 tahun tentu di usia ini UIM sebagai institusi Pendidikan yang terkemuka menjadi bagian dari paradigma dan peradaban baru di Sulawesi selatan dan Indonesia dalam mewujudkan kecerdasan bangsa dan mempersiapkan sumberdaya manusia unggul memasuki Indonesia emas tahun 2045.

Terdapat beberapa progress report pengembangan Universitas Islam Makassar, terkait Akademik, Sumber Daya Manusia, pengembangan infrastruktur, kemahasiswaan, alumni dan Atmosfir Kampus Qurani dan Aswaja sebagai ciri khas Universitas Islam Makassar. 

Di bidang Akademik sebagai core utama UIM dalam tiga tahun terakhir memberikan kemajuan yang sangat signifikan, terkait akreditasi program studi dari tahun 2019 ada 60% program studi yang terakreditasi B, kemudian di tahun 2020 – 2021 naik menjadi 90% Program Studi yang terakreditasi B, masih tersisa 6 (enam) Prodi yang terakreitasi C atau sekitar 10% dari 26 Program Studi dan 9 Fakultas di Lingkup Universitas Islam Makassar.

Capaian akreditasi yang baik menjadi Indikator Utama Universitas Islam Makassar untuk melompatkan Akreditasi UIM menjadi akreditasi A atau Unggul di tahun 2025. 

Begitupun untuk kurikulum, saat ini ada sekitar limapuluh mata kuliah yang siap di integrasikan dengan kebijakan kementerian Pendidikan dan kebudayaan yang terintegrasi dalam Merdeka Belajar, Selain itu di tahun 2020 ada dua program studi yang meraih dana hibah pengembangan kurikulum kampus merdeka merdeka belajar, dan di tahun 2021 ada tambahan tiga program studi yang mendapatakan hibah tersebut sehingga ada lima prodi yang mengelola hibah pengembangan kurikulim MBKM. Begitupun ada satu program studi yang mendapatkan bantuan hibah untuk pengembangan kurikulum bagi mahasiswa kita yang berkebutuhan khusus.

Sejak berdirinya hingga saat ini, LP2M UIM senantiasa aktif mengikuti berbagai kegiatan, baik kegiatan penelitian maupun kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan melibatkan mahasiswa, dosen, stakeholder terkait, SKPD provinsi dan kabupaten, serta masyarakat.

Kegiatan Penelitian

Pada tahun 2020 dosen di lingkup UIM telah mengajukan 51 judul baik proposal penelitian Hibah Kompetitif Nasional maupun proposal pengabdian kepada masyarakat (PKM), yang terdiri dari; 17 judul proposal hibah penelitian dan 34 judul proposal pengabdian kepada masyarakat.

Namun karena begitu ketatnya persyaratan dan persaingan, serta pertimbangan kemampuan pendanaan, terutama setelah negara kita dilanda Pandemi Covid sejak tahun 2020, sehingga tidak satupun proposal baik proposal penelitian maupun pengabdian yang dapat didanai Kemenristekdikti di tahun 2021 ini. Selain itu, yang menjadi andalan bagi para dosen muda kita yaitu Penelitian Dosen Pemula (PDP) namun sudah tidak bersyarat lagi karena Klaster LP2M UIM sudah berubah dari Binaan ke Madya sejak tahun 2020.

Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut, LP2M telah melakukan berbagai kegiatan, yaitu Pelatihan, Workshop/Lokakarya dan Coaching Clinik Penyusunan dan Pengajuan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat ke Kemenristekdikti, dengan rincian sbb:

1. Workshop/Lokakarya Penyusunan Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 1 kali

2. Coaching Clinik Proposal Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2 kali.

Selanjutnya yang membanggakan UIM karena baru pertama kalinya pada tahun 2021 ini, jumlah artikel dari para dosen yang tercatat di jurnal bereputasi (terindeks Scopus) sebanyak 24 dosen. Dengan rincian sitasi jurnal di Scopus sebanyak 22 sitasi dan di google scholar (GS) sebanyak 1300 sitasi.

Kegiatan Pengabdian

Secara rutin setiap tahunnya LP2M UIM menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan khusus tahun 2020 dan 2021 ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan dalam bentuk:

● KKN Reguler, KKN Tematik dan KKN Profesi

● Aplikasi dan Penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) Penjernihan Air bagi masyarakat yang berada di sekitar pantai, khususnya di Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanayya Kota Makassar.

● Melaksanakan Bhakti Sosial di Sulawesi Barat (Sulbar), khusus masyarakat yang terdampak Gempa di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Sulbar.

Kegiatan Kerjasama

Pada tahun 2021 ini LP2M melakukan kerjasama dan kemitraan dengan berbagai Lembaga, instansi dan perguruan tinggi yang terkait, sbb:

1. Kerjasama antara Univeristas Islam Malang (UNISMA), Universitas Islam Makassar (UIM), dan Univeristas Muslim Indonesia (UMI) dalam pelaksanaan Workshop dan Seminar Nasional Bidang Pengabdian yang pelaksanaannya di UNISMA Malang.

2. Kerjasama dengan beberapa kabupaten, khususnya pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota DPRD yang telah dilaksanakan di 3 kabupaten yaitu Kabupaten Maros, Barru dan Sinjai.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Universitas Islam Makassar menyadari sepenuhnya, bahwa SDM merupakan supporting system yang penting dalam menggerakan organisasi, saat ini ada 120 tenaga dosen, dan 98 tenaga kependidikan di universitas islam makassar yang melayani 8001 Mahasiswa strata satu dan pascasarjana.

Tentu dari segi rasio mencukupi, sehingga UIM terus melakukan usaha untuk meningkatkan kualitas tenaga dosen, terkait jabatan akademik, sertifikasi dosen, izin kuliah lanjut bagi dosen yang masih magister. Alhamdulillah semester ini ada dua dosen kami yang telah menyelesaikan Pendidikannya. 

Untuk tenaga kependidikan sebagai ujung tombak penggerak organisasi disektor teknis, UIM akan terus meningkatkan kemampuan skill dibidang penguasaan informasi dan teknologi sehingga mampu menopang kinerja UIM yang lebih baik, efesien dan optimal.

Untuk pengembangan infrastruktur, luas area Universitas Islam Makassar sebesar 4,5 hektar, saat ini ada Sembilan Gedung perkuliahan yang ditempati 9 fakultas, dua rusunawa, Gedung pusat laboratorium fakultas teknik dan satu auditorium yang sebentar lagi akan dialih fungsikan menjadi pusat gelanggang mahasiswa.

Existing pengembangan Gedung UIM tahap pertama sudah mencapai 80% yang meliputi Gedung rektorat yang terintegrasi dengan perpustakaan, function hall, auditorium yang kita tempati saat ini dengan masjid yang menampung 1500 jamaah. Tersisa 30% pekerjaan untuk pemasangan interior masing-masing ruangan.

Kami juga sudah berkoordinasi dengan Pembina Yayasan untuk pemberian nama disetiap Gedung Universitas Islam Makassar, seperti Gedung rektorat kami usulkan menjadi Gedung Hadji Kalla, Auditorium yang baru menjadi Auditorium KH. Muhyiddin Zain, Pusat Gelanggang Mahasiswa menjadi Gedung Prof. H. Rahman Idrus dan Mesjid As-shahabah UIM menjadi Mesjid AG. KH. Sanusi Baco, tentu penamaan ini tidak sebanding dengan jasa beliau dalam membangun dan meletakkan dasar-dasar berdirinya universitas islam makassar. 

Selain dari infrastruktur fisik, UIM telah membangun system infromasi terintergrasi yang meliputi, system akademik (siakad), learning management system (LMS), system informasi keuangan dan system informasi kepegawaian semuanya dalam satu system yang di sebut dengan smart campus, serta ditunjang dengan penyediaan akses internet yang dapat diakses disetiap sudut-sudut kampus.

Untuk kinerja bidang kemahasiswaan, UIM membuka kebebasan mimbar akademik yang demokratis bagi mahasiswa, menjadi bagian supporting bagi setiap aktifitas kegiatan intra kampus, selain itu mahasiswa kita juga aktif dibeberapa unit-unit kegiatan mahasiswa (UKM) sebagai wadah pengembangan leadership, saat ini ada lima UKM yang tersedia di UIM, kedepan bidang kemahasiswaan akan mendirikan dua UKM baru yaitu UKM Pramuka, PMI dan Olahraga.

Selain daripada itu, UIM mendapatkan dan mengelola beasiswa dari berbagai institusi, baik beasiswa pemerintah pusat, pemerintah daerah dan swasta. Tercatat saat ini, beberapa beasiswa yang ada di UIM meliputi Bidik Misi (on Going), KIP Kuliah, Beasiswa Pemerintah daerah seperti Kabupaten Pangkep dan kepulauan, Kab. Bombana, Kab. Luwu timur, pemerintah provinsi papua dan banyak lagi.

Dan pada semester ganjil dan genap tahun akademik 2020/2021 Universitas Islam Makassar mengelola Rp. 1,180.000.000,- (satu miliar bantuan UKT kepada 940 mahasiswa UIM persemester), tentu bantuan pemerintah ini sangat membantu mahasiswa yang terdampak langsung akibat pandemic covid-19. Atas nama Rektor kami ucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia yang telah memberikan bantuan UKT bagi mahasiswa sehingga memberikan keringanan dalam melanjutkan Pendidikan di Universitas Islam Makassar.

Selain dari pada itu, bidang kemahasiswaan terus melakukan pendampingan bagi kelompok-kelompok mahasiswa kita dalam rangka persiapan mengikuti lomba pada Pusat Prestasi Mahasiswa Nasional (Puspernas) dibawah kemendikbud RI, tahun lalu UIM berhasil masuk sebagai finalis pada Lomba Inovasi Digital Mahasiswa, untuk tahun ini Kemahasiswaan UIM menargetkan menjadi juara disetiap event lomba puspernas kemendikbud.

Selain dari pada itu, tahun 2020 UIM peringkat sepuluh besar dalam hal pengelolaan Tracer Study, Alhamdulillah masa tunggu lulusan UIM rata-rata 3 sampai dengan 4 bulan kemudian diserap didunia kerja, tentu kita tidak berpuas diri dengan hasil yang diperoleh, masih diperlukan system tracer study yang baik untuk mencapai posisi lima besar ditahun yang akan datang.

Universitas Islam Makassar sebagai kampus yang bervisi Qurani dan Ahlusunnah Wal Jamaah Annahdiyah, menjadikannya pondasi utama dalam menciptakan atmosfir akademik yang qurani dan aswajah annahdiyah, ada banyak kegiatan kampus yang melibatkan civitas akademika, seperti hari senin sebelum bekerja dimulai, menjadi tradisi di UIM dimulai dengan pembacaan Surah Yasin dan shalat dhuha, edaran rektor untuk menghentikan segala aktivitas kegiatan apabila adzan berkumandang dan wajib melaksanakan shalat jamaah di mesjid, istighatsah dan riyadah setiap malam jumat, dan UIM menetapkan setiap hari sabtu merupakan hari Al Quran, seluruh komponen diUIM melaksanakan Halaqah Al Quran berdasarkan jadwal yang ditetapkan Wakil Rektor empat, tentu kami sebagai muslim menyadari ikhtiar lahiriah tentu belum cukup dalam membangun atmosfir akademik UIM tetapi harus juga ditopang dengan ikhtiar batiniah sehingga ketenangan dan keikhlasan dalam bekerja menjadi nilai ibadah dihadapan Allah swt.

Kampus Qurani dan Ahlusunnah wal jamaah annahdiyah merupakan penciri khusus universitas islam makassar yang tentunya menjadi lompatan melampaui standar nasional dikti, sehingga menjadi pilar utama dalam mewujudkan akreditasi UIM menjadi akreditasi unggul ditahun 2025.

Akhirnya, selaku Rektor Universitas Islam Makassar, dan segenap civitas akademika UIM ijinkan kami mentransformasikan ikhtiar kami, membangun paradigma dan menjadi bagian dalam peradaban baru system Pendidikan di Indonesia.

Visi dan Misi yang membumi, Sumberdaya Manusia yang handal dan inovatif, infrastruktur yang menunjang, Sistem infomasi yang terintegrasi, Mahasiswa yang berakhlakul karimah dan berprestasi, kurikulum yang adaptif serta alumni yang kompetitif menjadi pilar utama mewujudkan UIM menjadi Universitas yang terakreditasi unggul di tahun 2025.■

*) Disarikan dari pidato yang disampaikan dalam Rapat Senat Luar Biasa dalam Rangka Milad ke-55 dan Wisuda Tahun Akademik 2020/2021 di Auditorium UIM Sabtu (5/6/2021).