2 Prodi FKIP UIM Menangkan Hibah Program Bantuan Kerjasama Kurikulum dan Implementasi MBKM

UIM News — Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Makassar (FKIP UIM) kembali menunjukkan eksistensinya di kanca nasional dengan meloloskan 2 program studi (prodi) sebagai Penerima Program Bantuan Kerjasama Kurikulum dan Implementasi MBKM (Mereka Belajar Kampus Merdeka).

“Alhamdulillah dua prodi kami prodi PGSD, dan prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memenuhi standar menerima program MBKM,” ungkap Dekan FKIP UIM, Badruddin Kaddas MAg PhD di Makassar, Jumat (16/4/2021) pagi ini.

Penetapan 2 prodi FKIP UIM sebagai penerimma bantuan kerjasama dan implementasi MBKM berdasarkan surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 1575/E2/DM.00.01/2021 tentang Pengumuman Penerima Program Bantuan Kerjasama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka tanggal 15 April 2021, kemarin.

Badruddin Kaddas mengemukakan FKIP UIM memang mengirim dua proposal prodi dan alhamdulillah lolos semuanya sebagai Penerima Program Bantuan Kerjasama Kurikulum dan Implementasi MBKM.

Sebelumnya 2 prodi telah mendapatkan hibah implementasi MBKM, yakni Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, dan Prodi PG-PAUD. Dengan demikian semua prodi di FKIP UIM telah berhasil memeroleh hibah implementasi MBKM.

“Ini merupakan kepercaaan kepada FKIP UIM untuk mengembangkan kurikulum yang adaptif dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman yang semakin pesat tanpa keluar dari tujuan dalam menghasilkan lulusan sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditentukan,” urainya.

Rektor UIM Dr Ir Hj Majdah M Zain MSi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa empat prodi UIM lolos sebagai Penerima Program Bantuan Kerjasama Kurikulum dan Implementasi MBKM, yakni Prodi PGSD, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Prodi Sastra Inggris, dan Prodi Kimia.

“Atas nama pimpinan Universitas Islam Makassar, kami turut mengapresiasi dan mengucapkan selamat kepada semua prodi yang memenangkan hibah,” ujar Ketua PW Muslimat NU Sulsel tersebut.■erwin/fir