Penyambutan Peserta Asian Youth Day (AYD) ke-7

By Administrator 01 Agu 2017, 18:18:36 WIBSeni & Budaya
Penyambutan Peserta Asian Youth Day (AYD) ke-7

Rektor Universitas Islam Makassar dalam sambutannya diwakili Wakil Rektor IV Muammar Bakry pada kegiataan penyambutan peserta Asian Youth Day (AYD) ke-7 Keuskupan Agung Makassar, Selasa (1/8/2017) bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM, Jalan Perintis Kemerdekaan Km 9.

Menurutnya, UIM ini dinaungi Yayasan Perguruan Tinggi Al-Gazali Makassar dan Nahdlatul Ulama, salah satu prinsip yang dipegangi NU adalah toleransi, tasamuh dan moderat. "Kalau mau mencari organisasi yang toleran, maka carilah NU, selama NU ada di Indonesia, maka Indonesia akan tetap jaya," Tambahnya. Imam Besar Masjid Al Markas Al Islami Makassar ini menegaskan, tidak berlebihanlah kalau saya mengatakan hanya NU lah organisasi Islam yang sangat menghargai perbedaan.

Disisi lain, umat Islam memiliki kitab suci yang dinamai Alquran, dimana Alquran mengajarkan tentang ukhuwah atau dikenal dengan istilah persaudaraan. "Secara garis besar dikenal istilah yang pertama, ukhuwah imaniah yakni persuadaraan seiman, kedua, ukhuwah Insaniah atau Basyariah yakni persaudaraan sesama manusia tanpa harus membeda-bedakan agama, suku, dan bangsa." Ketiga, khuwah Makhlukiyah yakni semua ciptaan Tuhan bersaudara karena sama-sama ciptaan Tuhan seperti hewan, tumbuhan, gunung dan lain sebagainya, bukan hanya itu dikenal juga ukhuwah wathaniyah yakni persuadaraan kebangsaan kita semua bersaudara, karena kita adalah ciptaan Tuhan. Tambahnya.

Diakhir sambutannya Wakil Rektor IV UIM ini kembali menegaskan kalau mau rukun, maka rawatlah Pancasila dan UIM ini kampus insklusif kami menerima perbedaan, bahkan mahasiswa kami ada yang dari Nasrani, Buddha, dan Hindu. Mewakili rombongan AYD 2017, Pastor Matius Pawai mengucapkan terima kasih atas penyambutannya, kami berharap persaudara