Halaqah Dakwah NU Sulsel Rais Aam PBNU Jelaskan Esensi NU

By Administrator 21 Mei 2017, 09:54:24 WIBSekitar Kita
Halaqah Dakwah NU Sulsel Rais Aam PBNU Jelaskan Esensi NUang memiliki aturan-aturan ada qanun asasi dan aturan lainnya, dalam tradisi NU berbeda pendapat itu biasa, tetapi ketika sudah ada keputusan maka semua pengurus harus mentaati.

Selain itu Nahdlatul Ulama harus menjadi kaedah penuntun dalam berbangsa dan bernegara, Nahdlatul Ulama harus menjadi pelayan umat/publik untuk memudahkan atau yang membutuhkan.

Tak hanya itu NU harus melakukan perbaikan secara terus menerus dalam semua hal yakni aqidah, pendidikan, ekonomi, politik dan lain sebagainya. Tambahnya.

Disesi arahan dan tausiahnya Rais Aam PBNU KH Ma ruf Amin meminta Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar untuk memberikan tausiah.

Dalam tausiahnya, KH Miftahul Akhyar menyampaikan bahwasanya apa yang disampaikan oleh Rais Aam PBNU tadi, sudah menggambarkan NU sesungguhnya, olehnya itu tugas kami hanya menguatkan apa yang beliau sampaikan.

Wakil Rais Aam PBNU menyoroti gerakan keagaman dewasa ini, dimana muncul gerakan kiri dan kanan, yang kiri memahami Islam dengan gaya pemikiran liberal dan gerakan kanan lebih ekstrem serta menampilkan wajah Islam yang keras. Selain itu gerakan-gerakan seperti ini biasanya muncul dengan momentum-momentum tertentu.

Turut hadir Rektor Universitas Islam Makassar, Majdah Agus M. Zain, Kepala Kantor Kanwil Kemenag Sulsel, Abd Wahid Thahir, para pengurus Syuriyah dan Tanfidziyah NU se Sulawesi Selatan serta Pimpinan Ponpes se Sulawesi Selatan.