Halaqah Dakwah NU Sulsel Rais Aam PBNU Jelaskan Esensi NU

By Administrator 21 Mei 2017, 09:54:24 WIBSekitar Kita
Halaqah Dakwah NU Sulsel Rais Aam PBNU Jelaskan Esensi NU

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Ma ruf Amin menghadiri Halaqah Dakwah Wasathiyah Annahdliah yang diadakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan, Sabtu (20/5/2017) bertempat di Auditorium KH Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar.

Dalam tausiahnya KH Ma ruf Amin menyampaikan "Kepengurusan Syuriyah saat ini memiliki tugas untuk selalu turun kedaerah karena pada dasarnya PBNU tidak bisa mengontrol dari pusat, tetapi harus turun langsung untuk bersilaturrahim bersama Ulama seluruh Indonesia."

Pemilik NU itu Ulama, pengurus hanya sopir atau yang menjalankan Ulama jangan hanya mengurus pesantren, tetapi harus menjaga soliditas keumatan, kebangsaan, dan bernegara. Selain itu tanggung jawab keumatan, NU harus menjadi penggerak bukan digerakkan, Syuriyah harus menggerakkan dan Tanfidziah yang menjalankan.

Saat ini banyak kelompok yang mengaku Ahlusunnah Wal Jamaah tetapi tidak mengakui Asy ariyah dan Maturidiah, bahkan menyesatkan kedua Ulama besar ini, olehnya itu harus disebut Ahlusunnah Waljamaah Annahdliah, yang menyesatkan disebut Ahlusunnah Waljamaah Wahabiah.

Kemudian secara garis besar Nahdlatul Ulama itu meliputi 5 hal yakni, Pertama, aqidah gerakan aqidah yang sesuai ajaran Ahlusunnah Waljamaah Annahdliah, Kedua, fiqrah yakni pola pikir, Ketiga, alamiah yakni

NU memiliki tradisi tradisi ibadah, misalnya istighosah, qunut subuh dan lain sebagainya.

Keempat, Haraqah yakni gerakan melindungi umat dari aqidah yang menyimpang, gerakan radikal misalnya kelompok yang akan merubah komitmen kebangsaan kita, yakni Pancasila dan NKRI, Kelima, Jam iyyah yakni organisasi y