Deklarasi Santri Indonesia Timur, Majdah Sebut UIM Sebagai Kampus Santri

By Administrator 02 Nov 2017, 21:45:15 WIBSeni & Budaya
Deklarasi Santri Indonesia Timur, Majdah Sebut UIM Sebagai Kampus Santri

Ikatan Alumni dan Santri Indonesia Timur (TAUSIT) menggelar kegiatan dalam rangka memperingati hari santri nasional tahun 2017. Kegiatan tersebut adalah Halaqah Akbar dan Deklarasi Santri Indonesia Timur yang dilaksanakan pada Kamis (2/11/2017) di Auditorium KH. Muhyiddin Zain Universitas Islam Makassar Jalan Perintis Kemerdekaan KM. 9 Tamalanrea, Kota Makassar Sulawesi Selatan.

Sebanyak 31 Alumni Pondok Pesantren bergabung mendeklarasikan terbentuknya TAUSIT (Ikatan Alumni dan Santri Indonesia Timur)

Rektor Universitas Islam Makassar Majdah M. Zain sebagai tuan rumah meyambut para santri dan alumni pondok pesantren tersebut. Dalam sambutannya mengungkapkan bahwa UIM merupakan kampus milik Nahdlatul Ulama, Nahdlatul Ulama identik dengan santri dan kiai, di UIM banyak alumni pesantren, maka UIM adalah Kampus para santri.

“Santri harus menjadi garda terdepan dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sebagaimana ulama-ulama pendahulu yang berjuang mempertahankan negara ini” harap Majdah yang juga ketua PW Muslimat NU Sulsel.

Selain Deklarasi Santri Indonesia Timur, kegiatan tersebtu diisi dengan Tausiyah Kebangsaan oleh AGH. Syekh Sayyid Habib Abd. Rahim Assegaf Puang Makka, Seminar Panel dengan Keynote Speaker Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Nasaruddin Umar.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan AGH. Sanusi Baco, Kabid. Pontren Kanwil Kemenag Sulsel,Dr. H. Afifuddin Harisah Pimpinan Pondok Pesantren Annahdlah, Dr. H. Lukman Arake, Dr. Firdaus Muhammad, Muhammad Agus M.Th.I dan Rizal Syarifuddin Ketua Ikatan Alumni Pesantren Annahdlah (IAPAN).